Layanan QRIS Bank Mandiri Tembus 1,4 Juta Transaksi

koran-jakarta.com | Ekonomi | Published at 22/07/2021 09:20
Layanan QRIS Bank Mandiri Tembus 1,4 Juta Transaksi

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat penggunaan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) oleh nasabah per Mei 2021 menembus 1,4 juta transaksi dengan nilai volume lebih dari 100 miliar rupiah, meningkat lebih dari 170 persen dari periode sama tahun lalu.

Kenaikan transaksi melalui QRIS tersebut empat kali lipat dibanding kuartal I-2021. Saat ini, sudah lebih dari 700 ribu merchant yang bergabung dengan Mandiri QRIS.

"Bank Mandiri terus berkomitmen menyediakan kegiatan perbankan yang lebih mudah dan nyaman untuk mendukung berbagai upaya pemulihan ekonomi nasional. Fitur pembayaran cashless melalui QRIS di aplikasi Livin' by Mandiri terbukti makin diminati oleh banyak nasabah dan merchant karena transaksinya yang lebih mudah, seamless, dan aman," jelas Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/7).

Thomas menjelaskan pembayaran dengan QRIS Bank Mandiri menjanjikan model pembayaran transaksi yang lebih fleksibel kepada nasabah yang menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri. Menurutnya, proses transaksi melalui QRIS Bank Mandiri dapat dilakukan secara efektif dan efisien sehingga memangkas waktu antrean.

Apalagi, dengan keputusan Bank Indonesia menaikkan limit transaksi QRIS menjadi 5 juta rupiah telah memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna dan merchant.

Bidik UMKM

Bank Mandiri pun mendorong lebih banyak nasabah dan merchant UMKM di Indonesia mengadopsi QRIS sebagai solusi pembayaran transaksi cashless yang lebih efisien dan aman di tengah situasi pandemi seperti sekarang.

Dengan QRIS, pelaku UMKM tidak hanya menikmati kemudahan transaksi namun juga pencatatan transaksi keuangan. UMKM juga dapat menghadirkan tren pembayaran digital dan meningkatkan trafik penjualan sebab tersedianya alternatif pembayaran cashless yang makin diminati konsumen di Indonesia.

Artikel Asli