Pekerja Gaji di Bawah Rp 3,5 Juta akan Dapat BLT Rp 500 Ribu Per Bulan, Berikut Syarat dan Kriterianya

jatimtimes.com | Ekonomi | Published at 22/07/2021 08:05
Pekerja Gaji di Bawah Rp 3,5 Juta akan Dapat BLT Rp 500 Ribu Per Bulan, Berikut Syarat dan Kriterianya

INDONESIATIMES - Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah kembali akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada para pekerja. Kali ini BLT menyasar pada para pekerja yang memiliki gaji dibawah Rp 3,5 juta.

Kabar ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah. Ida mengungkapkan kini pihaknya tengah mempersiapkan BLT untuk pekerja formal di sektor non-esensial dan non-kritikal di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

BLT gaji ini nantinya akan diberikan kepada sekitar 8 juta pekerja yang bergaji di bawah Rp 3,5 juta. BLT yang diberikan sejumlah Rp 500 ribu per bulan untuk 2 bulan.

Nantinya BLT akan dicairkan sekaligus 2 bulan, sehingga pekerja akan menerima Rp 1 juta. Sayangnya, Ida belum menyampaikan kapan BLT tersebut akan mulai dicairkan.

"Respons kami terhadap penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak terhadap ekonomi dan daya beli buruh serta guna mendukung bisnis dan buruh selama pandemi dan PPKM, maka kami mengusulkan memberi subsisi upah kepada para pekerja yang terdampak," beber Ida pada konferensi pers daring, Rabu (21/7/2021).

Syarat Penerima BLT Gaji

- Berstatus warga negara Indonesia (WNI)
- Merupakan anggota BPJS Ketenagakerjaan sampai Juni 2021. Syarat dibuktikan dengan nomer kartu kepesertaan.
- Pekerja di wilayah PPKM Level 4
- Pekerja di sektor terdapampak, yakni sektor industri, barang konsumsi, barang jasa terkecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri, property, dan real estate.

Lebih lanjut, Ida menjelaskan jika proses penyaluran subsidi upah ini dilakukan oleh bak penyalur dengan pemindahabukuan dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan melalui bank yang dihimpun dalam Himbara (bank BUMN).

Sementara, data calon penerima BLT akan bersumber dari BPJS Ketenagakerjaan karena dinilai data merupakan merupakan yang paling lengkap dan valid untuk penyaluran dana.

Nantinya, data calon penerima akan diverifikasi dan divalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk kemudian diserahkan kepada Kemnaker.

"Data penerima subsidi upah diambil dari BPJS Ketenagakerjaan sampai 30 Juni 2021, sehingga hanya peserta yang terdaftar dan memenuhi persyaratan yang akan menerima," bebernya.

Oleh sebab itu, Ida mengimbau pekerja untuk segera menyerahkan nomor rekeningnya kepada perusahaan untuk diteruskan kepada BPJS Ketenagakerjaan. Sebelumnya, dalam paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada konferensi pers APBN KiTA edisi Juli 2021, besaran subsidi upah rencananya diberikan senilai Rp1,2 juta per pekerja dalam sekali penyaluran.

Selain itu, BLT gaji ini juga sudah pernah diberikan kepada para pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5juta. Kala itu, para pekerja masing-masing menerima Rp 600 ribu per bulan.

Artikel Asli