Survei: 85 Persen Masyarakat Setuju Progam Vaksinasi Covid-19

limapagi.id | Ekonomi | Published at 20/07/2021 16:35
Survei: 85 Persen Masyarakat Setuju Progam Vaksinasi Covid-19

LIMAPAGI - Lembaga Survei Indonesia (LSI) melaporkan sebanyak 84,9 persen masyarakat di Tanah Air setuju adanya program vaksinasi Covid-19. Hal ini bertujuan agar mempercepat pennanganan wabah di Indonesia.

Koordinator Komunikasi Publik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya sangat antusias menanggapi sikap masyarakat. Ini merupakan tren positif dalam menangani wabah.

Ini bagus sekali, di saat sedang tingginya lonjakan kasus Covid-19, sebanyak 84,9 persen masyarakat Indonesia setuju terhadap program vaksinasi dan terdapat 68,6 persen masyarakat percaya bahwa vaksin dapat mencegah penularan virus, kata Arya melalui keterangannya, Selasa 20 Juli 2021.

Menurut dia, kepercayaan publik terhadap program vaksinasi pemerintah sangat penting. Sebab, kunci untuk penentu kesuksesn penangan pandemi adalah melalui partisipasi publik.

Arya menuturkan, hingga sekarang pemerintah telah menyuntikkan lebih dari 50 juta dosis vaksin Covid-19 kepada masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga jika ada orang yang tertular virus tersebut, diharapkan tidak mengalami sakit berat.

Untuk mencegah agar kita tidak tertular virus Covid-19 adalah dengan disiplin protokol kesehatan, sering mencuci tangan, memakai masker rangkap, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, ujarnya.

Ahli Virologi dan Molekuler Biologi Universitas Udayana I Gusti Ngurah Mahardika menbahkan, pandemi Covid-19 kembali merebak hebat kembali di banyak negara di dunia. Hal ini mengkhawatirkan banyak orang jika vaksin yang sudah digunakan di dunia tak bekerja optimal.

Dia menambahkan, di negara yang capaian vaksinasi sudah di atas 50 persen, maka kematian rendah walau lonjakan kasus positif kembali tinggi.

Berdasarkan pengamatan saya ini terjadi di beberapa negara seperti Inggris, Jeman, dan Amerika Serikat (AS) yang capaian vaksinasi telah tinggi, tuturnya.

Artikel Asli