Bosnya Pernah Berseteru dengan Anak Konglomerat Sinarmas, Rugi Perusahaan Ini Bengkak Parah!

wartaekonomi | Ekonomi | Published at 13/07/2021 14:10
Bosnya Pernah Berseteru dengan Anak Konglomerat Sinarmas, Rugi Perusahaan Ini Bengkak Parah!

PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) baru memenuhi kewajiban pelaporan kinerja keuangan periode Q12020 pada Selasa, 13 Juli 2021. CNKO membukukan kerugian sebesar Rp102,21 miliar pada kuartal pertama tahun 2020. Kerugian tersebut membengkak hingga 81,99% dari kuartal pertama tahun 2019 yang hanya Rp56,16 miliar.

Selain karena pendapatan yang anjlok, kerugian CNKO membengkak juga dipengaruhi oleh beban lainnya meningkat dari Rp4,53 miliar pada Maret 2019 menjadi Rp73,45 miliar pada Maret 2020. Pada saat yang sama, pendapatan bunga yang dikantongi perusahaan juga terpangkas dari Rp657,38 juta menjadi Rp81,01 juta.

Sampai dengan Maret 2020, aset CNKO mencapai Rp1,48 triliun. Nilai tersebut lebih kecil daripada aset pada Maret 2019 lalu yang mencapai Rp1,64 triliun.

Untuk diketahui, Andri Cahyadi yang kala itu menjabat sebagai Komisaris Utama CNKO terlibat perkara dengan Indra Widjaja yang merupakan anak dari konglomerat pendiri Sinarmas Group. Perkara tersebut berkaitan dengan kerja sama yang dijalin dengan Sinarmas dalam menyuplai batu bara ke PT PLN. Andri bahkan sempat melaporkan Indra Widjaja ke Bareskrim Polri atas tuduhan tindak pidana penipuan dan pencucian uang pada 10 Maret 2021 lalu.

Artikel Asli