OJK Pede Penggalangan Dana di Pasar Modal Tembus Rp180 Triliun

Ekonomi | okezone | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 13:24
OJK Pede Penggalangan Dana di Pasar Modal Tembus Rp180 Triliun

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyakini bahwa bila penggalangan dana di pasar modal tahun ini akan tetap tumbuh meski di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal masih tinggi dan tren pertumbuhan investor.

Kita memperkirakan pengalangan dana di pasar modal bisa menyentuh Rp180 triliun, kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, dikutip dari Harian Neraca, Rabu (7/7/2021).

Stabilitas sektor jasa keuangan saat ini masih terjaga kendati pandemi Covid-19 masih berlangsung. Di mana sejumlah indikator ekonomi terpantau membaik, salah satunya di pasar modal yang mana indeks harga saham gabungan (IHSG) yang berhasil menguat 0,73% secara year to date ke level 6.023,01 per 2 Juli 2021.

Diakuinya, pertumbuhan IHSG memang tidak sebesar di awal tahun yang bisa menyentuh 6.300an. Namun hal ini masih menguat 0,73% dan pada Juni juga ada net buy asing sebesar Rp4,87 triliun.

Oleh karena itu, dirinya melihat volatilias di pasar modal masih terjaga. OJK juga mencatat penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp67,8 triliun per 29 Juni 2021, antara lain berasal dari aksi penawaran umum saham perdana (IPO) 20 perusahaan baru dan sejumlah penawaran umum berkelanjutan efek bersifat surat utang dan sukuk (PUB EBUS).

Di sisi lain, jumlah investor pasar modal juga mengalami peningkatan. Per akhir Mei 2021, jumlah investor pasar modal mencapai 5,37 juta investor atau naik sekitar 96% secara year on year.

Kata Wimboh, realisasi tersebut sebagai indikator positif dari pasar modal, apalagi dari jumlah tersebut investor ritel berusia di bawah 30 tahun mendominasi jumlah investor pasar modal dalam negeri.

Ruang konsumsi yang makin kecil membuat uang milenial tidak hanya disimpan di bank, tetapi juga dicoba dimasukkan di pasar modal. Ini adalah satu fenomena yang bagus, ujar Wimboh.

Artikel Asli