Pemerintah Terus Jaga Ketersediaan Vaksin Covid-19

Ekonomi | limapagi.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 13:19
Pemerintah Terus Jaga Ketersediaan Vaksin Covid-19

LIMAPAGI - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengklaim hingga 6 Juli 2021 telah menyuntikkan sebanyak 47,7 juta dosis vaksin Covid-19 di seluruh Indonesia. Jumlah ini pun akan terus digenjot agar penanganan wabah dapat segera terkendali.

Guna mencegah laju penularan Covi-19 dan mencapai herd immunity kita akan terus melakukan percepatan vaksinasi dan pada Juli 1 juta bahkan 1,5 juta bahkan kita harapkan Agustus mencapai 2 juta, kata Staf Khusus Menko Perekonomian Raden Pardede dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu 7 Juli 2021.

Menurut dia, upaya peningkatan vaksinasi akan terus dilakukan dengan menjaga ketersediaan pasokannya. Pasalnya, hingga sekarang pasokan vaksin di Tanah Air pun masih terbatas.

Secara rinci berdasarkan roadmap vaksinasi, Pardede menjelaskan, pemerintah berencana meningkatkan dosis penyuntikan pada Juli sebesar 1,5 juta per hari. Kemudian di bulan Agustus meningkat jadi 1,5 juta per hari dan September 1,8 juta per hari.

Lalu di bulan Oktober 1,8 juta sampai 3 juta per hari, November 2,8 juta sampai 3 juta per hari dan Desember sebanyak 2,5 juta per hari. Langkah itu diupayakan mengingat pemerintah mengejar target herd immunitu bagi masyarakat Jabodetabek pada kuartal III-2022, Jawa dan Bali pada akhir 2021 serta seluruh Indonesia pada kuartal I-2022.

Terlebih lagi, dia menuturkan saat ini telah ada varian delta yang penularannya dalam 30 hari dapat mencapai 117.649 orang atau jauh lebih berbahaya dibandingkan varian alpha sebanyak 15.625 orang dalam sebulan dan varian wuhan 729 orang.

Ini adalah mutasi virus baru yang unprecidented yang sama sekali kita tidak menghitungkan sebelumnya. Sebagai bagian dari penanganan kesehatan kita lakukan PPKM Mikro untuk non Jawa dan Bali serta PPKM Darurat untuk Jawa dan Bali, pungkasnya.

Artikel Asli