Menko Airlangga: Ekonomi RI Akan Baik Jika Penanganan Covid-19 Terkendali

Ekonomi | inewsid | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 12:55
Menko Airlangga: Ekonomi RI Akan Baik Jika Penanganan Covid-19 Terkendali

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekonomi Indonesia akan baik jika penanganan dan penyebaran Covid-19 bisa terkendali. Untuk mengendalikan kasus Covid-19, pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali juga memperpanjang PPKM Mikro di luar Jawa mulai 6-20 Juli 2021.

"Tentunya kita lakukan revisi pertumbuhan ekonomi. Tergantung varian delta tertangani dengan baik, utamanya Jawa yang memberi kontribusi pada PDB 60 persen, sehingga dengan pengetatan penurunan mobilitas di bawah 50 persen dan idealnya kita rem 30 persen akan berefek pada aktivitas ekonomi," kata dia dalam konferensi pers Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali: Pemerintah Perketat PPKM Mikro dan Tegakkan Kedisplinan Masyarakat secara virtual, Rabu (7/7/2021).

Di tengah kondisi ini, dia menuturkan, pemerintah akan menjaga sektor berbasis ekspor dan manufaktur. Kementerian Perindustrian didorong memonitor sektor ensensial dan kritikal di masa PPKM Darurat.

Sementara dengan melihat PMI Manufaktur Indonesia pada Mei lalu mencapai 55,3 persen, dia mengatakan, ekonomi kuartal II tahun ini masih bisa tumbuh 7 persen

"Kita optimis 7 persen masih bisa dicapai (kuartal II). Proyeksinya secara konservatif 3,7 persen sampai 4,4 atau 4,5 persen tahun ini," ujarnya.

Sementara selama penerapan PPKM, dia menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan untuk memberikan bantuan beras kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai kepada 20 juta keluarga.

"Ini akan dipersiapkan bantuan beras 10 kg, proses di Kementerian Sosial dan Bulog. Ini butuh waktu dalam persiapan logistik untuk bantuan sosial dalam PPKM Darurat maupun pengetatan PPKM," ucapnya.

Artikel Asli