Utang PLN Tembus Rp500 Triliun, Erick Thohir: Bukan Utang Jelek

Ekonomi | okezone | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 10:42
Utang PLN Tembus Rp500 Triliun, Erick Thohir: Bukan Utang Jelek

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ), Erick Thohir menyatakan utang PT PLN (Persero) senilai Rp 500 triliun merupakan utang lancar (current liabilities). Meski begitu, pemegang saham meminta manajemen untuk menekan capital expenditure (capex) atau belanja modal sebesar 24%.

Erick mengakui, dirinya telah berdialog bersama direksi PLN perihal utang perseroan yang menggunung tersebut. Hasilnya, manajemen bisa melakukan penghematan sebesar Rp 24 triliun.

"Saya rasa begini, saya rasa hutang lancar itu bukan hutang yang jelek, karena itu saya pastikan ketika saya jadi menteri BUMN, saya duduk dengan direksi PLN bahwa Rp 500 triliun ini kita pastikan ada tadi, yang namanya balance. Karena itu saya sudah meminta direksi untuk menekan capex PLN 24 persen itu adalah saving Rp 24 triliun," ujar Erick saat ditemui di kawasan UIP2B, Rabu (7/7/2021).

Kementerian BUMN selaku pemegang saham belum membuka sumber utang itu. Fokusnya saat ini melakukan langkah penyehatan agar perusahaan bisa menjaga cash flow-nya. "PLN itu utangnya Rp 500 triliun. Tidak ada jalan kalau PLN itu segera disehatkan," kata dia.

Ada sejumlah langkah strategis yang dilakukan direksi PLN untuk menekan bunga utang berdasarkan arahan Kementerian BUMN. Salah satunya, mengurangi belanja modal.

Artikel Asli