Dapat Tawaran Pensiun Dini, Karyawan Harus Terapkan Empat Strategi Ini

Ekonomi | inewsid | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 13:45
Dapat Tawaran Pensiun Dini, Karyawan Harus Terapkan Empat Strategi Ini

JAKARTA, iNews.id - Tak semua karyawan siap menghadapi tawaran pensiun dini dari perusahaan. Namun dengan kondisi perekonomian yang tidak menentu akibat dampak pandemi Covid-19, opsi pensiun dini mau tak mau harus diantisipasi.

Seperti diberitakan, dampak pandemi Covid-19 membuat banyak perusahaan terpaksa gulung tikar, atau melakukan efisiensi operasional, yang berimbas pada pengurangan karyawan, baik melalaui program Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun pensiun dini.

Bahkan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekelas PT Garuda Indonesia pun ikut terkena dampak, sehingga menawarkan pensiun dini kepada karyawan.

Financial Planner, M. Kharisma, mengatakan pengumuman mengenai pensiun dini ataupun PHK tentu membuat panik karyawan. Reaksi tersebut wajar, namun jangan sampai karyawan terpaku pada potensi kehilangan pekerjaan dan pendapatan, sehingga melupakan persiapan yang harus dilakukan agar tetap bertahan hidup.

Menurut Kharisma, karyawan yang terdampak pensiun dini atau PHK harus memiliki persiapan mental dan keuangan. Terkait dengan persiapan keuangan, Kharisma membeberkan empat strategi yang dapat dilakukan karyawan yang terkena pensiun dini atau PHK, agar dapat melanjutkan hidup dan mengelola uang pesangon dengan baik.

Berikut empat strategi yang dapat dilakukan para karyawan yang terdampak pensiun dini atau PHK :

1. Serius dengan Pekerjaan Sampingan

Beberapa karyawan kerap memiliki pekerjaan sampingan, untuk menambah penghasilan atau sekadar menyalurkan hobi.

Jika sebelumnya pekerjaan sampingan tersebut hanya dilakukan sambil lalu, maka setelah terkena dampak pensiun dini, karyawan tersebut sebaiknya menggeluti pekerjaan sampingan itu dengan serius.

"Kalau dijalankan dengan fokus dan serius, tidak tertutup kemungkinan apa yang sebelumnya hanya menjadi pekerjaan sampingan, bisa menjadi pekerjaan atau profesi baru untuk karyawan yang pensiun dini," kata Kharisma,dalam Market Review di IDX Channel, Jumat (28/5/2021).

2. Investasikan Uang Pesangon

Bagi karyawan yang mendapat uang pesangon karena pensiun dini atau PHK, sebaiknya dana tersebut bukan hanya disimpan di tabungan, tetapi juga diinvestasikan.

Kharisma memberi catatan, apapun investasi yang dipilih para karyawan yang terkena dampak pensiun dini, sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan diketahui pasti risikonya, agar tidak terjebak pada investasi yang menjanjikan keuntungan besar dan instan, namun berisiko merugikan atau menghabiskan dana karyawan tersebut.

3. Membuka Lahan Bisnis

Sebagian besar karyawan yang terkena pensiun dini atau PHK, kerap memilih membuka lahan bisnis sebagai jaring pengaman. Keputusan tersebut memang baik, namun harus diwaspadai risiko kerugian atau kegagalannya, sehingga karyawan tidak menghabiskan seluruh uang pesangon untuk membuka bisnis.

"Dana yang baik digunakan untuk bisnis adalah 30 persen dari dana pesangon. Sehingga sisa dana yang lainnya bisa digunakan untuk keperluan hidup," ujar Kharisma.

4. Lunasi Utang

Untuk karyawan yang mengalami pensiun dini atau PHK, Kharisma juga menyarankan agar menggunakan uang pesangonnya untuk melunasi utang.

"Memilih melunasi utang adalah langkah yang bijak, terutama utang yang sifatnya konsumtif. Tapi hal ini tidak harus dilakukan, ini pilihan supaya terhindar dari beban bunga," tutur Kharisma.

Artikel Asli