Menikmati Work from Bali dengan Hemat dan Nyaman

Ekonomi | okezone | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 12:02
Menikmati Work from Bali dengan Hemat dan Nyaman

JAKARTA - Bekerja dari Bali sambil menikmati keindahan dan suasana keseharian dari destinasi wisata paling tersohor di dunia itu, pasti akan menyenangkan sekali.

Pemerintah mencanangkan Work From Bali bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, gerakan ini juga untuk membantu memulihkan pariwisata dan pendapatan daerah Bali yang turun drastis selama pandemi.

Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu mengatakan, kemungkinan 25% dari PNS di Kemenparekraf akan mengikuti program Work From Bali. Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, PNS yang work from Bali dilarang membawa keluarga.

Kementerian memperkirakan biaya akomodasi untuk Work From Bali Rp 3 xe2x80x93 4 juta per bulan. Ini diharapkan ikut membantu pariwisata Bali.

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo R.M. Manuhutu, menjelaskan, Bali dipilih bukan tanpa alasan. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, proses vaksinasi yang paling cepat dan tinggi di Indonesia adalah di Bali. Inilah alasan mengapa Bali dijadikan destinasi untuk bekerja.

Semakin menarik, karena bekerja, menikmati keindahan Pulau Dewata, sekaligus membantu pemulihan perekonomian Bali.

Anda bukan PNS tapi ingin menikmati kenyamanan Work From Bali itu? Tenang, ada cara hemat dan nyaman yang bisa Anda lakukan. Manfaatkan promo Staycation Dalam Negeri hanya di Mister Aladin. Anda pun bebas mengajak teman atau keluarga Anda untuk turut serta, tentunya sambil tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat selama berada di Bali.

Nikmati diskon hingga Rp350.000 untuk semua hotel dalam negeri dan bebas periode menginap. Tidak hanya Work From Bali, Anda juga bisa Work From Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota-kota lainnya di seluruh Indonesia dengan promo ini.

Chief Operating Officer Mister Aladin, Nitha Sudewo, menyatakan bahwa situasi Work From Home yang dijalankan banyak orang selama pandemi tentunya menyebabkan munculnya kejenuhan.

'
Artikel Asli