Bappenas: Perusahaan yang Terapkan Aspek Ramah Lingkungan Meningkat

Ekonomi | jawapos | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 10:11
Bappenas: Perusahaan yang Terapkan Aspek Ramah Lingkungan Meningkat

JawaPos.com – Pemerintah Indonesia telah menargetkan untuk mencapai 17 tujuan besar dan 169 target Sustainable Development Goals di tahun 2030. Untuk mencapai visi tersebut, target pencapaian ini juga telah diadopsi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional di tahun 2020-2024.

Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/Bappenas Arifin Rudiyanto mengatakan, tahun ini Indonesia telah memasuki dekade terakhir untuk memenuhi target SDGs di tahun 2030 sejak ditetapkan dengan Peraturan Presiden Nomor 59 tahun 2017, tentang SDGs.

Menurutnya, untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah tidak dapat melakukannya sendiri namun dibutuhkan pihak lain yaitu, kaum akademisi, masyarakat dan sektor swasta. Sehingga, praktik usaha yang lebih bertanggungjawab dan berkelanjutan dapat terwujud.

“Dengan memperhatikan tidak hanya aspek ekonomi, tapi juga aspek sosial dan lingkungan menjadi semakin relevan untuk menjawab tantangan yang kita hadapi saat ini,” ujarnya dalam acara webinar (27/5).

Di tingkat global, Arifin mencontohkan, salah satu perusahaan yang lahir dan berkembang di Indonesia yaitu Danone telah mendapatkan akreditasi secara global. Selain itu, enam perusahaan mendapatkan sertifikasi industri hijau dari pemerintah. Adapun jumlah perusahaan yang menyampaikan sustainability report telah mencapai sekitar 100 perusahaan.

“Sebagaimana kita ketahui, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mewajibkan perusahaan yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menyampaikan sustainability report,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, jumlah barang dan jasa yang tersertifikasi label hijau atau eco label juga mengalami peningkatan, yang dalam hal ini Badan Sertifikasi Nasional (BSN) telah menerapkan sertifikasi dengan berbagai persyaratan sesuai ISO 26000:2010 secara internasional.

“Dari total 280 indikator, sekitar 52 indikator SDGs sudah mengalami kemajuan. Sisanya 18 persen indikator sudah membaik, tapi masih ada 30 persen indikator yang perlu perhatian khusus,” pungkasnya.

Artikel Asli