Meski Membaik, Penyaluran Kredit Masih Lesu

Ekonomi | wartaekonomi | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 09:47
Meski Membaik, Penyaluran Kredit Masih Lesu

Bank Indonesia (BI) mencatat, kredit yang disalurkan perbankan pada April 2021 masih terkontraksi meskipun relatif membaik.

Penyaluran kredit pada April 2021 tercatat sebesar Rp5.477,5 triliun atau tumbuh negatif -2,4%(yoy), tidak sedalam dibandingkan kontraksi bulan sebelumnya (-3,7%,yoy).

"Perbaikan kinerja kredit perbankan disebabkan oleh peningkatan penyaluran kredit pada debitur korporasi maupun individu," tulis hasil riset BI seperti dikutip Warta Ekonomi di Jakarta, Jumat (28/5/2021).

Riset tersebut mencatat, kredit pada korporasi mengalami perbaikan dari -6,4% (yoy) menjadi -5,6% (yoy) pada April 2021. Di sisi lain, penyaluran kredit pada debitur perorangan tumbuh meningkat di April 2021 menjadi sebesar 2,5% (yoy), dibandingkan 0,7% (yoy) pada bulan sebelumnya.

Berdasarkan jenis penggunaan, perbaikan penyaluran kredit dipengaruhi oleh peningkatan penyaluran kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi.

Kredit investasi, misalnya, terkontraksi -2,9% (yoy) pada April 2021, tidak sedalam kontraksi bulan sebelumnya sebesar -4,4% (yoy). Perkembangan kredit investasi disebabkan oleh perbaikan penyaluran kredit pada sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan serta sektor industri pengolahan.

Berikutnya, kredit modal kerja mengalami perlambatan kontraksi, dari -4,9% (yoy) pada Maret 2021 menjadi -3,8% (yoy) pada April 2021. Di sisi lain, pertumbuhan kredit konsumsi tercatat tumbuh positif sebesar 0,3% (yoy) pada April 2021, dari sebelumnya tumbuh negatif -1% (yoy).

Perbaikan penyaluran kredit konsumsi disebabkan oleh akselerasi penyaluran kredit KPR dan multiguna.

Artikel Asli