Luhut: Perusahaan Korsel Siap Tingkatkan Investasi Green Energy di Indonesia

Ekonomi | inewsid | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 08:49
Luhut: Perusahaan Korsel Siap Tingkatkan Investasi Green Energy di Indonesia

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan perusahaan Korea Selatan (Korsel) siap meningkatkan investasi green energy (energi hijau) di Indonesia.

Kesiapan itu disampaikan sejumlah perusahaan Korsel yang ditemui Luhut dalam kunjungan kerja pada 24-25 Mei 2021. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara di berbagai bidang, khususnya peningkatan investasi energi hijau dan industri farmasi.

Menurut Luhut, selama dua hari kunjungan, dia bertemu dengan manajemen beberapa perusahaan Korsel, seperti Hyundai, LG Energy Solution, dan SK, yang juga berkomitmen terhadap eco-friendly dan penurunan emisi karbon seperti Indonesia.

"Saya senang sekali bahwa perusahaan Korsel juga akan berinvestasi untuk bidang yang ramah lingkungan dan membantu Indonesia mencapai target penurunan emisi karbon,” kata Luhut, di Jakarta, Jumat (28/5/2021).

Dia mengungkapkan, dalam kunjungan tersebut pihaknya juga fokus untuk memastikan tentang transfer teknologi dalam setiap investasi yang akan masuk ke Indonesia. Ini menjadi satu dari lima kriteria yang harus dipenuhi investor asing jika ingin berinvestasi di Indonesia.

"Kriteria lainnya adalah membawa teknologi yang ramah lingkungan, menggunakan tenaga kerja lokal Indonesia, menciptakan nilai tambah, dan kerja sama business to business (B2B)," ujar Luhut.

Menko Kemaritiman dan Investasi menjelaskan kunjungan kerja kali ini membawa misi meningkatkan komitmen Indonesia untuk mencapai target penurunan emisi karbon.

Oleh karena itu, selain bertemu dengan perusahaan-perusahaan asal Korea Selatan, rombongan juga mengadakan pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup Korea Selatan Han Jeoung-ae untuk membahas kerja sama untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim dan nilai ekonomi karbon (carbon pricing).

Pada Senin (24/5/2021), Menko Luhut beserta delegasi melakukan serangkaian pertemuan dengan berbagai perusahaan asal Korea Selatan di antaranya CEO LG Energy Solution Jong Hyun Kim, Chairman of Korea Federation of Banks Kim Gwang-soo,Vice Chairman/CEO SK E&S Co. Ltd Jeong Joon Yu serta perusahaan farmasi Sungwun Pharmacopia.

Dalam pertemuan dengan CEO LG Energy Solution Jong Hyun Kim, Menko Luhut membahas investasi di bidang baterai kendaraan listrik. Konsorsium LG sendiri telah menandatangani perjanjian awal yang dilakukan secara virtual pada tanggal 29 April 2021.

Selanjutnya, Luhut beserta rombongan bertemu dengan Chairman of Korea Federation of Banks Kim Gwang-soo untuk membahas investasi ke Sovereign Wealth Fund (SWF), yang merupakan komitmen pemerintah dalam menarik investasi guna membantu pembangunan infrastruktur.

Luhut bersama rombongan kemudian melanjutkan pertemuan dengan Sungwun Pharmacopia untuk mengajak perusahaan Farmasi tersebut meningkatkan investasi dalam pengembangan bahan baku obat (BBO) atau Active Pharmaceutical Ingredient (API) di Indonesia melalui kerja sama dengan Kimia Farma.

Selain itu, Menko Kemaritiman dan Investasi juga melakukan kunjungan ke Hyundai Motorstudio yang dilanjutkan pertemuan dengan President & CEO of Hyundai Youngjoon Yoon. Hyundai sendiri merupakan salah satu perusahaan yang memiliki peran penting dalam transisi energi dengan penggunaan energi hidrogen.

Sedangkan pada Selasa (25/5/2021), Menko Luhut melakukan pertemuan bersama Vice Chairman & CEO of Celltrion Healthcare Hyoung Ki Kim untuk membahas pengembangan vaksin antara Genexine dan PT Kalbe Farma.

Selanjutnya, rombongan melakukan pertemuan dengan Samsung Electronics untuk membahas potensi investasi Samsung di Indonesia. Agenda hari tersebut ditutup dengan pertemuan bersama pihak The National Pension Service of Korea Kim Yong Jin.

Artikel Asli