Loading...
Loading…
Elon Musk Diam-Diam Kerja Sama dengan Dogecoin Sejak 2019

Elon Musk Diam-Diam Kerja Sama dengan Dogecoin Sejak 2019

Ekonomi | inewsid | Minggu, 16 Mei 2021 - 19:22

TEXAS, iNews.id - CEO Tesla, Elon Musk selama ini rajin mempromosikan dogecoin. Sejak awal 2021, kenaikan harga kripto berlogo anjing shiba itu sangat fantastis, terutama dampak pernyataan Musk.

Dikutip dari Decrypt , Minggu (16/5/2021), pengembang Dogecoin rupanya menjalin kerja sama dengan Musk sejak 2019. Sebelum tahun 2021, dogecoin nyaris tak berharga. Berdasarkan data Indodax, harga dogecoin saat ini berkisar di level Rp7.000.

Bos Tesla itu bahkan sempat menawarkan suntikan dana segar yang kemudian ditolak secara halus oleh Ross Nicoll, salah satu pengembang dogecoin. Dia memilih fokus untuk membuat kripto yang lebih murah serta jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan bitcoin.

Sejak 2019, Nicoll mengaku Musk kerap berkomunikasi dengan timnya yang terdiri atas lima orang, yakni dirinya, Michi Lumin, Max Keller, \'Patrick\', dan \'Sporklin\'.

Nama terakhir dinobatkan sebagai CEO kehormatan Dogecoin pada 2019. Namun pada April lalu, dia meninggal dunia akibat kanker.

Nicoll mengatakan, Musk kerap memberikan nasihat kepada timnya agar transaksi dogecoin terus meningkat. Kini, Musk terang-terangan mengaku sedang bekerja sama dengan pengembang dogecoin.

"Sedang bekerja bersama pengembang Doge untuk meningkatkan efisiensi sistem transaksi. Secara potensi amat menjanjikan," katanya lewat @elonmusk.

Pernyataan Musk dikeluarkan sehari setelah mengumumkan Tesla tak lagi menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran. Dia mengaku tengah mencari kripto lain yang mengonsumsi energi kurang dari 1 persen dari yang dipakai bitcoin.

Di bawah kendali Musk, harga dogecoin melesat tajam hanya dalam beberapa bulan saja. Pada Januari 2021, harganya masih di kisaran Rp100 yang kemudian melewati level Rp10.800 sebagai posisi tertinggi sepanjang masa pada bulan ini.

Kenaikan itu terjadi karena euforia hadirnya Musk dalam Saturday Night Live . Namun, sejak saat itu, harganya terus turun tajam meski perlahan mulai bangkit dan stabil.

Nicoll mengatakan, timnya terus mengembangkan kapasitas dogecoin karena transaksi semakin ramai. Dia menyebut, proses upgrading besar-besaran tengah disiapkan.

"Dari sudut pandang pengguna, poin utamanya adalah kami mencari cara agar kecepatan sinkronisasi semakin lebih baik," katanya.

Original Source

Topik Menarik

{