Loading...
Loading…
Saham Sektor Ini Diprediksi Bakal Moncer Usai Lebaran, Bukan Konsumer dan Ritel Lho

Saham Sektor Ini Diprediksi Bakal Moncer Usai Lebaran, Bukan Konsumer dan Ritel Lho

Ekonomi | inewsid | Minggu, 16 Mei 2021 - 07:29

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah saham sektor konsumer dan ritel biasanya berpeluang melonjak tinggi sejak sebelum hingga setelah Lebaran. Namun usai Lebaran kali ini, saham sektor tersebut diperkirakan justru kurang cuan.

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, saat ini peluang kenaikan harga saham konsumer dan ritel sulit terjadi. Saham-saham seperti Unilever dan Indofood CBP diprediksi justru akan menurun dipicu sentimen di pasar, yang berbeda dari sebelum ada pandemi Covid-19. Menurut dia, saham yang bakal cuan adalah sektor perkebunan dan pertambangan.

"Belum lagi saham-saham small cap yang likuiditasnya rendah tapi malah volumenya tinggi. Nah, itu tergantung sentimen yang terjadi saat itu, jadi belum tentu in line Lebaran dengan saham-saham konsumer maupun ritel," ujar Reza saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

Dia menambahkan, meskipun pusat perbelanjaan atau mal ramai dikunjungi masyarakat, tapi tidak otomatis membuat harga saham sektor konsumer dan ritel membaik. Sebab, momentum dan kondisi Lebaran kali ini agak berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelum adanya pandemi Covid-19.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya itu dari sebelum sampai setelah Lebaran, jumlah pengunjung ke mal atau ritel memang tinggi. Karena satu, daya beli masyarakat saat itu masih cukup tinggi. Yang kedua, jam operasional mal maupun ritel tidak dibatasi. Sedangkan Lebaran kali ini libur Lebaran sedikit, jadi jumlah waktu untuk mendongkrak pendapatan lebih sedikit walaupun dari pemberitaan yang ada, (pengunjung) mal membeludak tapi hanya beberapa hari," tutur Reza.

Dia mengatakan bahwa sentimen baik dari global maupun dalam negeri akan sangat memengaruhi kinerja saham di pasar modal. Begitu juga dengan saham-saham apa saja yang akan meningkat setelah Lebaran.

"Jadi, saham apa yang akan memperoleh keuntungan setelah Lebaran agak susah juga karena kita harus melihat sentimen apa yang terjadi setelah Lebaran. Jadi akan kita lihat juga sentimen dari global, itu kan akan sangat memengaruhi juga," ujar dia.

Original Source

Topik Menarik