IHSG Akhir Pekan Diprediksi Menguat Didorong Data Ekonomi AS

republika | Ekonomi | Published at 07/05/2021 10:16
IHSG Akhir Pekan Diprediksi Menguat Didorong Data Ekonomi AS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan diprediksi menguat didorong data ekonomi Amerika Serikat. IHSG Jumat (7/5) dibuka menguat 17,09 poin atau 0,29 persen ke posisi 5.987,33. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,66 poin atau 0,52 persen ke posisi 893,61.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat hari ini, didukung dengan gerakan positif harga komoditas serta sentimen dari data ekonomi AS," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Bursa saham AS ditutup menguat semalam didukung oleh data pertumbuhan ekonomi AS kuartal I 2021 yang sangat memuaskan dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 6,4 persen (yoy). Klaim pengangguran tercatat di angka 498.000 pekan lalu, angka terendahnya di masa pandemi dan lebih baik dari perkiraan 527.000.

Para ekonom memperkirakan laporan ketenagakerjaan yang akan datang akan menunjukkan AS memiliki satu juta lowongan kerja baru pada April dan tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 5,8 persen dari 6 persen.

Pasar komoditas pagi ini cenderung menguat. Harga minyak WTI naik ke level 64,84 dolar AS per barel, sedangkan Brent turun 1,1 persen, timah naik 1,48 persen, minyak sawit mentah (CPO) naik 4,2 persen, batu bara naik 2,4 persen, emas naik 0,53 persen, dan nikel naik 0,1 persen.

Kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah sebanyak 5.647 kasus pada Kamis (6/5) kemarin dengan positivity rate sebesar 11,3 persen. Total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini sudah mencapai 1,697 juta kasus.

Dari program vaksinasi di Indonesia, dosis pertama telah diberikan pada 12,9 juta orang, sedangkan dosis 2 total sudah diberikan pada 8,3 juta orang. Pelaksanaan vaksin gotong royong akan dimulai pada 17 Mei 2021, di mana biaya akan ditanggung oleh para pengusaha dan pelaku industri.

Hari ini akan rilis data cadangan devisa Indonesia April yang diperkirakan naik 1,5 persen dengan perkiraan sebesar 139 miliar dolar AS, sedikit lebih besar dari bulan sebelumnya 137 miliar dolar AS.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 72,1 poin atau 0,25 persen ke 29.403,5, indeks Hang Seng naik 191,8 poin atau 0,67 persen ke 28.829,3, dan indeks Straits Times meningkat 21,49 poin atau 0,68 persen ke 3.194,49.

Artikel Asli