China Hentikan Dialog Ekonomi dengan Australia

inewsid | Ekonomi | Published at 07/05/2021 07:29
China Hentikan Dialog Ekonomi dengan Australia

BEIJING, iNews.id -  Komisi pembangunan dan Reformasi Nasional China (NDRC), menyatakan menghentikan semua aktivitas terkait "Dialog Ekonomi Strategis China-Australia".

Dalam pernyataan yang dikutip Reuters, Kamis (6/5/2021), NDRC menyatakan keputusan itu datang setelah beberapa pejabat Pemerintah Persemakmuran Australia meluncurkan serangkaian tindakan untuk mengganggu pertukaran normal dan kerja sama antara China dan Australia.

Juru bicara kementerian luar negeri China, Wang Wenbin, mengatakan penangguhan itu merupakan tanggapan yang "perlu dan sah" terhadap Australia yang "menyalahgunakan" konsep keamanan nasional untuk menekan kerja sama dengan China.

Pasca pengumuman China, dolar Australia pada perdagangan Kamis (6/5/2021) turun tajam menjadi 0,7701 per dolar Amerika Serikat (AS) dari US$ 0,7747 hari Rabu.

Menteri Perdagangan (Mendag) Australia, Dan Tehan, mengatakan keputusan komisi itu mengecewakan karena dialog ekonomi merupakan forum penting bagi Australia dan China untuk mengatasi masalah yang relevan dengan kemitraan ekonomi kedua negara.

"Kami tetap terbuka untuk mengadakan dialog dan terlibat di tingkat menteri," kata Tehan

Hubungam ekonomi China dan Australia memburuk dalam tiga tahun terakhir, tepatnya sejak 2017. Meski demikian, hubungan dagang kedua negara tetap berjalan. Dalam 12 bulan hingga Maret 2021 , Australia mengekspor barang senilai 149 miliar dolar Asutralia ke China, tidak termasuk jasa, di mana bijih besinya merupakan produk terbesar.

Para ahli memperkirakan ketegangan bilateral tidak akan berdampak besar pada perdagangan bijih besi, tetapi dapat berdampak pada investasi China di Australia.

"Kami yakin hubungan perdagangan bijih besi antara Australia dan China akan tetap terikat dalam kaitannya dengan ketegangan politik saat ini antara kedua negara," kata Atilla Widnell, direktur pelaksana di Navigate Commodities Ptd Ltd. yang berbasis di Singapura.

Meski demikian, perselisihan akan terus berdampak pada sektor komoditas Australia dengan menghambat investasi China, dan hal itu mengindikasikan bahwa larangan efektif atas impor Australia akan terus berlanjut, kata Yanting Zhou, ekonom senior di Wood Mackenzie.

China secara efektif telah melarang impor batubara termal Australia. Sejak Desember 2020, impor konsentrat tembaga ke China juga merosot.

Matt Bekier, CEO dari operator kasino Australia No.2 Star Entertainment Group Ltd (SGR.AX), yang mengandalkan turis Tiongkok hingga Australia menutup perbatasannya karena pandemi, mengatakan kepada Macquarie Australia Conference bahwa ia tidak peduli tentang penangguhan Dialog Ekonomi Strategis Tiongkok.

"Saya mungkin sedikit lebih optimis bahwa orang akan melakukan apa yang akan mereka lakukan. Itu tidak berarti bahwa (tidak akan) beberapa bulan tantangan dalam hubungan pemerintah," kata Bekier.

Artikel Asli