4 Fokus Wapres Maksimalkan Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah RI

Ekonomi | okezone | Published at Senin, 05 April 2021 - 11:49
4 Fokus Wapres Maksimalkan Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah RI

JAKARTA - Pemerintah mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Apalagi potensi dari produk syariah di Indonesia menyusul jumlah penduduk muslim yang menjadi salah satu terbesar di dunia.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengataka, berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah. Setidaknya ada 4 fokus utama dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Pertama, pengembangan industri produk halal, kemudian pengembangan industri keuangan syariah. Lalu ada pengembangan dana sosial syariah dan terakhir pengembangan serta perluasan kegiatan usaha syariah.

“Pemerintah saat ini terus berupaya dengan sungguh-sungguh agar berbagai program pada 4 fokus utama pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yakni pengembangan industri produk halal, pengembangan industri keuangan syariah, pengembangan dana sosial syariah dan pengembangan serta perluasan kegiatan usaha syariah dapat segera diimplementasikan,” ujarnya dalam acara Sharia Fair 2021 IDX Channel, Senin (5/4/2021).

Salah satu upaya dalam pengembangan industri produk halal, dengan membangun kawasan industri halal. Nantinya, lewat upaya ini seluruh layanan yang berhubungan dengan sertifkat halal akan terintegrasi.

“Upaya pengembangan industri produk halal dilakukan antara lain melalui pembangunan Kawasan Industri Halal maupun Zona-Zona Halal di dalam Kawasan Industri. Melalui upaya ini, seluruh layanan yang berhubungan dengan kehalalan produk akan berada dalam satu atap atau one stop service,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu upaya dalam pengembangan industri keuangan syariah adalah dengan pembentukan Bank Syariah Indonesia. Bank Syariah Indonesia atau disingkat BSI merupakan hasil penggabungan tiga bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) syariah.

“Melalui penggabungan ini, BSI diharapkan dapat melayani transaksi baik domestik maupun global, dari skala kecil seperti UMKM sampai skala besar di tingkat korporasi baik di dalam maupun luar negeri,” jelasnya.

Pengembangan industri keuangan syariah dilakukan baik di sektor perbankan syariah maupun non perbankan syariah. Langkah besar yang telah dilakukan di sektor perbankan syariah adalah penggabungan tiga bank syariah milik Himpunan Bank Negara (Himbara) yakni BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).

Melalui penggabungan ini, BSI diharapkan dapat melayani transaksi baik domestik maupun global, dari skala kecil seperti UMKM sampai skala besar di tingkat korporasi baik di dalam maupun luar negeri.

Untuk mendorong industri keuangan non perbankan syariah dilakukan upaya antara lain melalui penguatan industri asuransi syariah dan pengembangan layanan syariah jaminan sosial ketenagakerjaan.

Artikel Asli