Produk Artisan di Gernas BBI, Berkualitas Premium dan Patut Bersaing di Pasar Global

Ekonomi | inewsid | Published at Senin, 05 April 2021 - 08:20
Produk Artisan di Gernas BBI, Berkualitas Premium dan Patut Bersaing di Pasar Global

BANDUNG, iNews.id - Gerakan Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) tahun ini dipusatkan di Kota Bandung. Berbagai rangkaian acara digelar, memfasilitasi promosi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan meningkatkan penjualan. 

Tujuannya agar ekonomi Indonesia kembali pulih setelah porak poranda diterpa pandemi Covid-19. Salah satu rangkaian Gernas BBI adalah event UKM Jabar Paten. 

Kegiatan unggulannya adalah pameran dan showcase produk UKM artisan terbaik di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung. Mengusung tema “The Artisan Story", pameran digelar di dua lokasi yaitu di Grammars, Jalan Cihapit Nomor 6, Kota Bandung dan Mr. Roastman, Jalan Ciumbuleuit Nomor 108, Kota Bandung.

Sebanyak 31 produk artisan terbaik Jawa Barat dipamerkan dalam kegiatan itu, yang nantinya bisa terus diakses melalui beberapa kanal online. Beberapa produk itu adalah buatan Amygdala Bamboo, Batik Fractal, Battenberg3, Blankenheim, Cipta Mandiri Craftindo, El32 Collection, Elina Keramik, Everidea Interactive, Evermos, Grrotwatch, Hanan Aroma, Hasan Batik, Hirka, IDCloud Host, Jari Hitam, Kar Jewellery, Kaynn Craft, Old Dog Shoes, Pala Nusantara, Potlot Studio, Rahsa Nusantara, Senja Sore, Shoes Care, Stranough, Swarga Flower Tea, Tridents, Trus & Well, Voute Denim, Yearn, Talkabot dan Kiraku.id.

Amygdala Bamboo misalnya, adalah UKM yang memproduksi berbagai furniture dari bambu. Seperti produk dekorasi rumah dengan berbagai item seperti lampu, mangkok, kursi, sendok garpu, gelas, tatakan gelas, rak, sarung bantal bambu dan lainnya.

Tak kalah menarik adalah Batik Fractal. UKM yang lahir di Bandung ini menginisiasi produk batik yang dibuat khusus berdesain fraktal. Desain batik dibuat secara komputerisasi sehingga menghasilkan kolaborasi warna dan corak yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman namun tetap memegang nilai keIndonesiaan .

“Produk yang hadir di sini memang menitikberatkan pada produk-produk artisan yang sudah dikurasi menjadi produk unggul, tetapi bukan produk yang sifatnya mass production. Misalnya custom product, handmade," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Menurut Teten, produk tersebut memiliki kualitas premium dan mampu bersaing dengan produk asing. Terbukti, selama ini mereka memiliki pangsa pasar sendiri, baik di dalam atau luar negeri. 

Menurut dia, mereka difasilitasi pada event ini sebagai upaya mendorong digitalisasi UMKM. Digitalisasi ini yang merupakan kunci kebangkitan UMKM di masa adaptasi kebiasaan baru. 

Tidak hanya sebatas tahap onboarding ke platform e-commerce, namun bagaimana agar UMKM mampu berdaya saing dan tetap bertahan dalam ekosistem digital. Dia berharap, UKM Jabar Paten ini dapat meningkatkan penjualan produk UKM, meningkatkan jumlah onboarding UMKM, serta meningkatkan eksposur media yang sangat berdampak bagi upaya percepatan pemulihan ekonomi di Indonesia. 

Artikel Asli