Begini Cara Andien Ajarkan Anaknya Berhemat Air Sejak Dini

Begini Cara Andien Ajarkan Anaknya Berhemat Air Sejak Dini

Nasional | BuddyKu | Selasa, 3 Oktober 2023 - 08:02
share

Andien menyadari betul terbatasnya ketersediaan air bersih di bumi. Sebab itu, ia mulai mengajarkan kedua anaknya, Anaku Askara Biru dan Anaku Tarisma Jingga, untuk menghemat air sejak dini.

"Kalau dulu aku masih kecil, kondisi air tidak se-urgent ini. Karena itulah orang tuaku tidak melakukan apa yang aku lakukan sekarang," ujar Andien Aisyah di acara Media Briefing: Pahlawan Cilik Bijak Air: Tingkatkan Literasi Air pada Anak, Membangun Generasi Pelestari Bumi, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/10).

Untuk menanamkan kesadaran kepada buah hatinya, Andien memulai dari hal-hal yang sangat sederhana. Contohnya dalam aktivitas mencuci tangan.

"Dimulai dari hal sederhana seperti mereka menyalakan air untuk mencuci tangan itu harus dengan air yang kecil karena dengan air kecil saja air bisa tetap bersih kok, nggak perlu harus menyalakan air sangat deras," tutur pemilik nama lengkap Andien Aisyah Haryadi itu.

Menurut Andien, anak-anak cenderung meniru kebiasaan yang dilakukan oleh orang tuanya. Ia pun optimis hal-hal baik yang ia tenamkan kepada si kecil bisa membawa pengaruh positif pada kehidupan mereka ke depan.

"Sepanjang pengalamanku menjadi orang tua itu satu konsep yang paling utama adalah children see children do, jadi mereka adalah pengkopi yang sangat handal. Biasanya mereka menangkap apa yang mereka lihat harian dibandingkan apa yang kita bilangin, karena itulah orang tua harus mencontohkan agar anak bisa melakukannya," tutur Andien.

Sejalan dengan upaya pelestarian sumber daya air, Danone Indonesia bersama Program Studi Teknik Lingkungan, Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia dan Sekolah.mu mengembangkan program edukasi air bagi siswa Sekolah Dasar (SD) bertema Pahlawan Cilik Bijak Air.

Danone Indonesia bersama mitra menyelenggarakan sosialisasi program edukasi Pahlawan Cilik Bijak Air dan pembukaan pelatihan guru dalam bentuk Training of Trainers (ToT) gelombang pertama hari ini di Restoran KAUM, Jakarta. Program edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong aksi perubahan sejak usia anak-anak.

"Danone Indonesia berkomitmen menyediakan produk berkualitas untuk menghadirkan kesehatan bagi masyarakat Indonesia sekaligusmemberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan di Indonesia. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah melakukan aksi kolaboratif dengan sejumlah mitra untuk melestarikan sumber daya air," ujar Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia.

Program "Pahlawan Cilik Bijak Air" menggandeng guru-guru tingkat SD dan melibatkan anak-anak usia SD dalam serangkaian kegiatan edukasi yang berlangsung dari September 2023 hingga Maret 2024. Berfokus pada pemahaman komprehensif tentang air, program ini akan mencakup berbagai aspek, diantaranya manfaat air, karakteristik air, sirkulasi air, permasalahan air hingga solusi atas permasalahan yang ada saat ini.

Najelaa Shihab, Pendiri Sekolah.mu menjelaskan program ini merupakan bentuk nyata kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Program ini dapat diakses gratis melalui platform Sekolah.mu.

Pembelajaran bagi murid-murid SD, dirancang menyenangkan dan bermakna dengan video animasi dan 15 aktivitas beragam, serta lima buku cerita edukatif dengan lembar belajar pada masing-masing seri. Harapan kami rangkaian edukasi ini menumbuhkan anak-anak yang berdaya mengatasi masalah lingkungan dan memiliki kompetensi masa depan. Ini bukan hanya tentang materi pelajaran tertentu, tapi bagaimana guru, dan orang tua di rumah membicarakan nilai keberlanjutan dan menjadi teladan kepedulian, juga aksi bersama untuk melakukan perubahan dalam menjaga kelestarian air. Anak menjadi pahlawan bagi sekitar, karena bijak menggunakan air, papar Najelaa.

Topik Menarik