Review Film: Petualangan Sherina 2, Penuh Nostalgia & Relevan dengan Kehidupan Masa Kini

Review Film: Petualangan Sherina 2, Penuh Nostalgia & Relevan dengan Kehidupan Masa Kini

Seleb | BuddyKu | Senin, 2 Oktober 2023 - 16:31
share

Calling all Jagoan Sherina ! Setelah penantian panjang selama 23 tahun sejak film pertama keluar (2002), sekuel Petualangan Sherina 2 akhirnya sudah tayang. Di film kedua ini, para jagoan kembali diajak berpetualang dengan Sherina dan Sadam di sebuah hutan Kalimantan. Yuk, simak ulasan saya untuk film Petualangan Sherina 2!

Sinopsis

https://www.youtube.com/watch?v=nAx3GaOE5xI

23 tahun berlalu, Sherina kini sudah menjadi perempuan dewasa yang berprofesi sebagai jurnalis di NEX TV. Di hari yang indah, ia bersama Aryo, kameramennya, bersemangat untuk menyusun rencana peliputan ke World Economic Forum di Swiss. Sayangnya, tiba-tiba rencana harus berubah. Sherina dipindahtugaskan untuk melakukan peliputan eksklusif terkait lingkungan hidup ke sebuah hutan di Kalimantan.

Siapa sangka, di lokasi peliputan, Sherina justru berjumpa dengan sahabat lamanya. Siapa lagi kalau bukan Sadam, yang kini bekerja sebagai program manager di sebuah LSM bernama OUKAL (Orang Utan Kalimantan). Kehadiran Sherina pun disambut dengan sangat hangat di sana dan keduanya menyempatkan waktu untuk sedikit bernostalgia bersama.

Sadam menjelaskan bahwa OUKAL akan melakukan kegiatan melepas kembali orang utan ke alam liar. Ia memperkenalkan Sherina pada Sayu, seekor anak orang utan yang selamat dari kebakaran hutan. Setelah melakukan perawatan, Sayu dan ibunya akhirnya siap untuk dilepas ke alam bebas.

https://www.youtube.com/watch?v=YAXpd2L2FFk

Tak lama setelah berhasil dilepas ke alam bebas, Sayu dicuri oleh komplotan penjahat yang dipimpin oleh Dedi. Pasangan konglomerat Syailendra dan Ratih ternyata dalang di balik pencurian Sayu. Mereka mengoleksi satwa-satwa liar yang hanya dijadikan pajangan di rumah dan menjadi bahan pamer kepada teman-temannya.

Mengetahui hal itu, Sherina pun segera menyeret Sadam untuk bertindak cepat. Mereka mengejar Dedi dan komplotannya, agar Sayu bisa kembali ke pelukan ibunya. Petualangan baru pun dimulai, Sherina dan Sadam mengenang kembali masa-masa persahabatan mereka saat masih kecil hingga remaja, mencari tahu alasan di balik keduanya sempat terpisah, dan menghadapi banyak konflik.

Banyak momen nostalgia, koreografi menyenangkan, aransemen musik totalitas, dan akting teatrikal yang menawan

review-film-petualangan-sherina-2

Sumber: IMDb

Film Petualangan Sherina 2 menyimpan banyak sekali momen notalgia . Well, pertemuan kembali antara Sherina dan Sadam saja sudah membuat para penggemar sangat excited. Beberapa bintang lain di film pertama kembali muncul di sekuel kali ini, salah satunya kehadiran karakter ayah dan ibu Sherina.

Bahkan, beberapa easter egg berupa hal-hal ikonis di film pertama pun terlihat di Petualangan Sherina 2. Mulai dari tas masa kecilnya, piano di rumah Sherina, makanan serabi, donat kampung, dan masih banyak lagi.

Momen-momen nostalgia tersebut juga dihadirkan dalam bentuk dialog dan adegan. Seperti ketika Sherina memanggil nama "Yayang" dengan nada ikonisnya, hingga kemunculan antagonis baru yang mengingatkan penonton dengan antagonis di film pertama, Kertarajasa.

Opening scene di film ini pun memiliki format yang serupa dengan film pertama, namun dibuat lebih relevan dengan kehidupan Sherina ketika sudah dewasa. Lalu, jika di film pertama, Sherina dan Sadam menyanyikan lagu Jagoan, Bintang-Bintang, dan Anak Mami bersama, kali ini keduanya berduet kembali untuk lagu Nostalgia Bersama, Sayu, dan Mengenang Bintang.

Patut diapresiasi, bagaimana lagu-lagu tersebut diaransemen ulang, dengan lirik yang lebih relevan dan dengan alunan musik yang lebih indah. Terlebih dengan koreografi yang sama menyenangkannya dengan koreografi di film pertama. Beberapa adegan antara Sherina dan Sadam pun bahkan terasa sangat teatrikal. Jika menyukai drama musikal, maka Petualangan Sherina 2 akan sangat menghiburmu.

--------------------------------------- SPLIT PAGE ---------------------------------------

Pengembangan kisah dan karakter sangat terlihat

review-film-petualangan-sherina-2

Sumber: IMDb

Di film Petualangan Sherina yang pertama, konflik dimulai ketika Sherina harus pindah rumah dari Jakarta ke Bandung. Lalu, pertemuan pertamanya dengan Sadam yang kurang menyenangkan terjadi, hingga akhirnya terjebak di hutan bersama karena dijadikan sandera agar tanah milik ayah Sadam boleh dijual oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Di sekuel ini, konflik serupa juga dimulai ketika Sherina dipindahtugaskan dari Swiss ke hutan Kalimantan. Ia pun kembali bertemu Sadam, namun dengan kesan yang lebih baik, yakni melepas rindu. Konflik selanjutnya muncul ketika Sayu berhasil dicuri oleh pihak yang juga tidak bertanggung jawab.

Yes, di kedua film ini Sherina sama-sama harus beradaptasi dengan perubahan yang kurang nyaman. Ia juga dihadapkan dengan konflik hubungan bersama Sadam dan harus terlibat dengan salah satu isu relevan di Indonesia sesuai zamannya.

Begitu pula dari segi karakter, Sherina masih digambarkan sebagai sosok yang keras kepala, idealis, dan berprinsip. Meski begitu, terkadang beberapa karakter positif tersebut justru bisa menjadi bumerang. Tanpa sadar, Sherina menjadi sosok yang sulit untuk mendengar pendapat orang lain dan menjadi controling.

Begitu pula dengan Sadam yang di film pertama terlihat dimanjakan oleh orang tuanya, kini ia berani untuk menentukan jalan hidupnya sendiri. Pergi jauh ke hutan Kalimantan dan bekerja di sebuah LSM. Oh iya, di dalam film ini kedua karakter utama juga memperlihatkan sedikit love interest mereka pada satu sama lain, lho.

Pendapat saya

review-film-petualangan-sherina-2

Sumber: IMDb

Menonton film Petualangan Sherina 2 membuat saya merasa seperti sedang bertumbuh bersama karakter Sherina dan Sadam. Jika kamu merupakan penggemar film Petualangan Sherina pertama, maka enggak ada alasan untuk tidak menonton sekuelnya. Memang tidak sempurna, ada beberapa hal yang kurang maksimal, terutama efek CGI yang kurang smooth. Namun, hal itu masih bisa saya toleransi berkat nostalgia yang dihadirkan.

Jika kamu kurang menyukai film drama musikal, mungkin ketika menonton film Petualangan Sherina 2 kamu juga akan merasa, "Kok dikit-dikit nyanyi sama joget, sih!". Beberapa dari kamu pun mungkin akan merasa adegan laga dalam film ini terasa cukup choreographed .

Kalau untuk saya sendiri, adegan favorit saya ada di opening scene. Bagi saya, adegan tersebut terasa sangat menyenangkan. Adegan lain kesukaan saya yakni pelepasan Sayu ke alam bebas. Entah mengapa rasanya sangat genuine dan mengharukan.

Shout out juga untuk Riri Riza dan Mira Lesmana yang telah membuat sekuel ini. Begitu pula aksi para bintang, Sherina Munaf,Derby Romero, Isyana Sarasvati, Ardit Erwandha, Kelly Tandiono, Quinn Salman, Randy \'Nidji\', dan masih banyak lagi.

Petualangan Sherina 2 sudah bisa kamu saksikan di bioskop, ya!

Topik Menarik