Pertama Kalinya dalam Sejarah Gereja Katolik, Perempuan akan Dilibatkan Dalam Sinode Para Uskup
Paus Fransiskus, pada Rabu (4/10), akan membuka Sinode Para Uskup, sebuah kongres penting yang untuk pertama kalinya akan melibatkan perempuan dan umat awam untuk membantu memetakan masa depan Gereja Katolik.
Sidang Majelis Umum Biasa ke-16 itu akan digelar selama empat minggu di Roma, mempertemukan para uskup dan peserta lain untuk mengolaborasikan gagasan dan solusi atas beberapa isu paling kontroversial yang memengaruhi Gereja pada abad ke-21.
Dalam upaya menekankan prioritas Fransiskus untuk mendekatkan Gereja kepada umatnya, pada Sinode dua tahun lalu mengundang 1,3 miliar umat Katolik di seluruh dunia untuk berbagi pandangan dalam berbagai topik, termasuk perceraian dan anggota gereja dari komunitas LGBTQ, diakon perempuan, hingga pastor yang selibat.
Proses bertahap, di mana sesi sidang kedua dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2024, itu meminta masukan dari keuskupan lokal di seluruh dunia. Informasi yang dikumpulkan dari mereka dan konferensi para uskup dituangkan ke dalam dokumen kerja setebal 50 halaman yang akan digunakan dalam sesi diskusi selama sebulan ke depan.
