AS Dibayangi Kemungkinan Penghentian Sebagian Operasi Pemerintah Federal
Dalam hitungan hari, pemerintah federal Amerika Serikat berpotensi terpaksa menghentikan sebagian operasinya, di mana kondisi tersebut akan mengganggu banyak layanan publik, menekan para pegawai negeri sipil (PNS) dan mengacaukan politik ketika faksi Republik di DPR yang didorong oleh tuntutan kelompok sayap kanan garis keras memaksa konfrontasi terhadap pengeluaran pemerintah.
Meskipun ada sebagian entitas pemerintah yang akan tetap beroperasi, misalnya pendistribusian cek Social Security (Jaminan Sosial), tetapi sebagian besar fungsi pemerintah akan ditutup. Badan-badan federal akan menghentikan seluruh kegiatan yang sifatnya non-esensial, dan jutaan PNS kecuali personel militer tidak akan digaji.
Apa yang dimaksud government shutdown?
Penghentian sebagian operasi pemerintah atau dikenal luas sebagai government shutdown terjadi ketika Kongres gagal meloloskan beberapa jenis undang-undang pendanaan atau anggaran yang ditandatangani oleh presiden. Anggota parlemen seharusnya meloloskan 12 rancangan undang-undang pengeluaran yang berbeda untuk mendanai berbagai lembaga di seluruh pemerintahan, tetapi prosesnya memakan waktu. Mereka sering kali menggunakan perpanjangan sementara, yang disebut resolusi berkelanjutan (continuous resolution CR), untuk memungkinkan pemerintah tetap beroperasi.
Ketika tidak ada undang-undang anggaran yang disahkan, maka badan-badan federal harus menghentikan semua pekerjaan yang tidak penting dan tidak akan memberikan gaji selama penutupan berlangsung.
