Pj Gubernur Jabar Minta Target Pendapatan 2023 Ditingkatkan, Realisasi Dikomandoi Bapenda
BANDUNG, iNews.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meminta target pendapatan daerah pada 2023 ditingkatkan. Adapun realisasinya nanti akan dikomandoi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang bersinergi dengan instansi di lingkungan Pemprov Jabar.
Target yang ditingkatkan itu disampaikan Bey dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPRD Jabar yang membahas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2023.
Dasar hukum lainnya yaitu Permendagri Nomor 84 tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun Anggaran 2023 dan Pergub Jabar Nomor 48 tahun 2023 tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat tahun 2023.
Rencana perubahan pendapatan daerah perubahan APBD 2023 ditargetkan sebesar Rp35,27 triliun, bertambah Rp1,13 triliun atau naik 3,30 persen terhadap penetapan APBD 2023 sebesar Rp34,15 triliun.
Rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) semula Rp23,69 triliun bertambah Rp1,11 triliun atau naik 4,68 persen menjadi Rp24,80 triliun. Pendapatan transfer semula Rp10,43 triliun berkurang Rp59,44 miliar atau turun 0,57 persen menjadi Rp10,37 triliun, ucap Bey dalam keterangannya, Senin (25/9/2023).
Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah semula Rp28,80 miliar bertambah 77,78 miliar atau naik 279,09 persen menjadi Rp106,57 miliar.
Berdasarkan hasil analisis dan perkiraan sumber-sumber pendapatan daerah serta memperhatikan realisasi semester pertama APBD dan prognosis enam bulan berikutnya TA 2023, belanja daerah pada perubahan APBD 2023 diasumsikan mengalami peningkatan.
Semula Rp33,39 triliun bertambah Rp2,42 triliun atau naik 7,13 persen menjadi Rp36,35 triliun. Sedangkan dari sisi kebijakan pembiayaan, penerimaan pembiayaan semula Rp873,28 miliar bertambah Rp1,59 triliun atau naik 182,31 persen menjadi Rp2,47 triliun. Pengeluaran pembiayaan semula Rp1,09 triliun bertambah Rp300 miliar atau naik 27,58 persen menjadi Rp1,39 triliun.
Di tempat terpisah, Bapenda Jabar akan berusaha merealisasikan instruksi Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Mengingat sejauh ini pembahasan di internal Bapenda sudah dilakukan, bahkan koordinasi antarinstansi terkait pun terus berjalan.
Pada prinsipnya instruksi pimpinan harus ditindaklanjuti. Kami sudah melakukan penghitungan, tentu kami akan berusaha merealisasikannya, kata Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik.
Dedi menilai, koordinasi dengan dinas terkait sangat penting. Pasalnya, pendapatan yang bisa diraih memiliki banyak faktor, satu di antaranya pertumbuhan ekonomi dan inflasi.
Sekarang yang harus diperhatikan adalah menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Secara strategi dari kami pasti ada percepatan dengan adanya kenaikan target. Momentumnya sangat baik sejak pandemic Covid-19 berakhir, tutur Dedi.
Berdasarkan data hingga 30 Juni 2023, pendapatan daerah sudah mencapai Rp16,55 triliun atau 48,48 persen dari target pendapatan sebesar Rp34,15 triliun.










