Gaji YouTuber 1.000 Subscriber per Bulan, Ternyata Besarannya Fantastis!

Gaji YouTuber 1.000 Subscriber per Bulan, Ternyata Besarannya Fantastis!

Seleb | BuddyKu | Minggu, 24 September 2023 - 17:03
share

JAKARTA, iNews.id - Penasaran nggak sih dengan gaji YouTuber 1.000 Subscriber per bulannya? Ternyata, hal ini bisa diketahui berdasarkan banyaknya jumlah penonton dan juga tergantung pada biaya CPM (Cost Per Mille).

Dihimpun dari laman Influencer Marketing Hub, CPM adalah biaya yang dibayarkan oleh pengiklan kepada platform YouTube untuk setiap 1.000 tampilan iklan. Jadi, jika seorang pengiklan membayar CPM sebesar 5 dolar AS atau setara Rp76.515 ribu untuk kampanye iklan di YouTube, itu berarti mereka harus membayar dengan jumlah tersebut untuk setiap iklan mereka ditampilkan 1.000 kali.

Selain CPM, ada juga CPC (Cost per Click) yakni pengiklan membayar kepada pemilik video atau YouTuber setiap kali seseorang mengklik iklan yang ditampilkan dalam video mereka. Di Indonesia, CPC dihargai sekitar Rp5.000 per klik, maka YouTuber akan menerima Rp5.000 setiap kali seseorang mengklik iklan di video mereka.

Gaji YouTuber 1.000 Subscriber

Untuk mengetahui gaji YouTuber 1.000 subscriber, kita bisa menggunakan rumus RPM (Revenue per Impression) untuk menghitung pendapatan dari iklan atau konten yang dimonetisasi per 1.000 tampilan seperti di bawah ini.

Maka, gaji YouTuber 1.000 subscriber berkisar antara Rp50.000 - Rp100.000 per bulannya.

Sebagai contoh, jika seorang YouTuber memperoleh pendapatan sebesar 0,12 dolar AS sekitar Rp1.836 ribu dari 30 tampilan, maka perhitungannya adalah :
RPM = (Jumlah tampilan/Total Pendapatan) x 1000 = (0,12 dolar AS / 30) x 1000 = 4 dolar AS setara dengan Rp76.515.

Namun, ada berbagai cara yang bisa dilakukan oleh YouTuber untuk meningkatkan penghasilan mereka selain dari pendapatan iklan. Berikut adalah ringkasan dari cara-cara tersebut yang dilansir dari Credit Donkey :

1) Pendapatan Iklan melalui Google AdSense: Setelah memenuhi syarat yakni 1.000 pelanggan dan 4.000 jam penayangan dalam 12 bulan terakhir. Melalui Program Mitra YouTube mereka dapat memasang iklan dan mendapatkan penghasilan dari iklan yang ditampilkan.

Penghasilan ini akan dibayar oleh Google AdSense dan harus mencapai minimal 100 dolar AS atau Rp1.530.300 per bulan agar dapat dicairkan.

2) Penawaran Merek/Sponsor: YouTuber dengan jumlah penayangan dan pelanggan yang tinggi dapat menarik perhatian merek untuk mempromosikan produk mereka.

Ini dapat mencakup ulasan produk, pengumuman, atau penampilan merek dalam video mereka. Beberapa YouTuber juga menerima produk secara gratis sebagai bagian dari kerjasama.

3) Affiliate Marketing: YouTuber dapat memasukkan link produk atau layanan yang mereka rekomendasikan di deskripsi video. Ketika penonton mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian, YouTuber akan mendapatkan komisi dari penjualan.

4) Pembuat Barang Dagangan: YouTuber yang telah membangun merek, dapat menjual barang dagangan seperti pakaian, merchandise, atau barang lainnya dengan merek sendiri.

YouTuber sering menggunakan toko e-commerce mereka sendiri atau platform, seperti Teespring untuk menjual barang dagangan.

5) Crowdfunding: Beberapa YouTuber memanfaatkan platform crowdfunding, seperti Patreon untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Dengan Patreon, mereka dapat menawarkan konten eksklusif khusus kepada pelanggan yang berlangganan dengan pembayaran bulanan atau per karya.

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Gaji YouTuber, Meliputi :

Jumlah Penayangan Video: Semakin banyak penayangan video di platform YouTube Anda, maka semakin besar juga potensi penghasilan.

Tingkat Keterlibatan Audiens: YouTuber dengan audiens yang sangat terlibat atau sering berinteraksi dengan konten, memberikan komentar, dan berbagi video, cenderung memiliki potensi penghasilan yang lebih tinggi karena dapat meningkatkan penayangan dan keterlibatan iklan.

Topik Video: Topik-topik yang populer atau memiliki pasar yang besar cenderung menghasilkan lebih banyak uang Misalnya, konten seputar keuangan atau teknologi mungkin memiliki iklan yang lebih mahal dibandingkan dengan konten hobi.

Metode Monetisasi: Selain iklan, metode monetisasi seperti penawaran merek/sponsor, affiliate marketing, dan penjualan merchandise juga memainkan peran dalam meningkatkan pendapatan YouTuber.

Negara Tempat Anda Berada: Pendapatan per iklan dapat berbeda-beda di berbagai negara. Negara-negara dengan biaya per klik (CPC) yang lebih tinggi atau tingkat iklan yang lebih kompetitif dapat menghasilkan penghasilan yang lebih besar.

Itulah pembahasan gaji Youtuber 1.000 subscribers. Hal yang penting untuk diingat bahwa pertumbuhan kanal YouTube biasanya memerlukan waktu dan upaya yang signifikan. Jadi, apakah kamu tertarik mencoba menjadi YouTuber?

Topik Menarik