Manila Diserbu Kabut Asap dan Gas Vulkanik, Filipina Keluarkan Peringatan Kesehatan
Sebuah gunung berapi kecil tetapi aktif yang berada di dekat ibu kota Filipina, Manila, memuntahkan sulfur dioksida dan kabut asap vulkanik di atas volume rata-rata pada Jumat (22/9). Kondisi tersebut mendorong pihak berwenang untuk menutup sekolah-sekolah di puluhan kota besar dan kecil dan mendesak warga untuk tetap tinggal di dalam rumah.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Negara mengatakan pihaknya mengamati keluarnya cairan vulkanik panas di danau kawah gunung berapi Taal, yang mengakibatkan emisi gas vulkanik. Polusi berat juga menyebabkan gedung-gedung di wilayah ibu kota diselimuti kabut.
Peringatan tetap berada pada level 1 dalam skala lima level, yang menandakan "peningkatan kecil dalam gempa vulkanik, dan aktivitas uap atau gas."
Gunung Taal, yang memiliki ketinggian 311 meter,merupakan salah satu dari 24 gunung berapi paling aktifdi Filipina. Taal terletak di sebuah danau indah di Provinsi Batangas dekat Manila.
Kennard Kaagbay, seorang pengemudibentor (becak motor)di provinsi tersebut, mengeluhkan iritasi tenggorokan akibat kabut asap vulkanik.
