Curiga Urutan Survei Ganjar, Prabowo, dan Anies Terbalik
Pegiat media sosial Eko Widodo merasa curiga urutan survei elektabiliatas bakal capres PDIP Ganjar Pranowo, bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto, dan bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan terbalik.
Hal ini karena Ganjar Pranowo mengatakan terdapat peluang dirinya berduet dengan Prabowo Subianto sebagai capres-cawapres di Pilpres 2024, yang artinya keduanya bergabung melawan Anies Baswedan.
"Ini menarik capres survei nomer satu & dua bergabung untuk melawan nomer tiga.. Jadi curiga jangan-jangan urutannya terbalik!!" ucap Eko dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Kamis (21/9).
Ini menarik capres survei nomer satu & dua bergabung untuk melawan nomer tiga..
???????????? ???????????????????????? (@ekowboy2) September 20, 2023
Jadi curiga jangan-jangan urutannya terbalik!! pic.twitter.com/vfx6F4s5MS
Untuk diketahui, dalam sejumlah survei, elektabilitas Ganjar Pranowo berada di urutan pertama, Prabowo Subianto di urutan kedua, sedangkan Anies Baswedan di urutan ketiga.
Sebelumnya, bakal capres PDIP Ganjar Pranowo membicarakan mengenai peluang dirinya berduet dengan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2024.
Ganjar mengatakan peluang duet antara dirinya dengan Prabowo bisa saja terjadi sebelum pendaftaran capres-cawapres dibuka. "Kalau politik itu, sebelum nanti ditetapkan di KPU, semua peluang bisa terjadi," ujar Ganjar kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 20 September 2023 dikutip dari VIVA.
Sekadar informasi, masa pendaftaran capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan dibuka pada Oktober 2023, namun hingga kini baru Anies yang mendeklarasikan pasangan cawapres.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan Pilpres 2024 bisa jadi hanya dua poros, karena sejauh ini hanya ada deklarasi Anies dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Hari ini baru satu yang sudah ada pasangan, yang lainnya kan belum: ini pasangan Pak Anies dan Gus Muhaimin, yang lainnya kan masih belum. Secara pribadi, belum tentu ada tiga poros, bisa jadi dua poros. Kita tunggu nanti, ucap Jazilul.








