Viral Anak Ikut Mendaki Gunung, Waspadai Terkena Hipotemia

Viral Anak Ikut Mendaki Gunung, Waspadai Terkena Hipotemia

Nasional | BuddyKu | Jum'at, 1 September 2023 - 13:07
share

JAKARTA - Viral di media sosial seorang anak ikut mendaki gunung. Anak laki-laki itu berjalan dengan trekking pole. Netizen yang melihat video tersebut dibuat geram lantaran merasa sang anak masih terlalu kecil untuk diajak naik gunung.

Terlepas dari pro dan kontra anak naik gunung, perlu diketahui risiko yang akan dihadapi ketika mengajak anak untuk mendaki gunung.

Dilansir dari lighthikinggear pada Jumat (1/9/2023), berikut beberapa risiko yang mungkin terjadi pada anak-anak saat mendaki gunung:1. TerkilirAnak mungkin menghadapi berbagai kemungkinan bahaya, seperti permukaan tergelincir, tanah tidak rata atau penghalang tersembunyi lainnya, tergantung tempat Anda memilih untuk mendaki. Hal ini dapat menyebabkan kaki anak terkilir.

Perlindungan pergelangan kaki yang memadai pada alas kaki Anda dapat membantu mencegah cedera jenis ini. Anda juga dapat menggunakan tongkat trekking untuk menambah keseimbangan.2 .Nyeri lututBeberapa anak mungkin lebih rentan terhadap ketidaknyamanan lutut dibandingkan anak lainnya. Mungkin ada banyak alasan yang mendasarinya. Anak-anak yang pernah mengalami masalah lutut sebelumnya, memiliki otot paha yang lemah atau tidak seimbang, posisi tempurung lutut yang tidak tepat,memiliki risiko lebih tinggi mengalami peradangan sendi atau masalah lutut.3. LecetLecet, biasanya dianggap sebagai penyakit ringan, tapi dapat terinfeksi jika dibiarkan atau tidak ditangani dengan benar. Gesekan menyebabkan cairan menumpuk dan meluas di antara lapisan kulit yang teriritasi, sehingga mengakibatkan lecet.

Hipotermia merupakan suatu kondisi, di mana suhu tubuh turun di bawah suhu normal.

(tdy)

Topik Menarik