Kisah Nabi Sulaiman (Bag. 1): Pertemuan dengan Koloni Semut

Kisah Nabi Sulaiman (Bag. 1): Pertemuan dengan Koloni Semut

Nasional | BuddyKu | Senin, 28 Agustus 2023 - 05:52
share

Nabi Sulaiman dikenal sebagai salah satu Nabi atau Rasul yang punya banyak kisah menarik sepanjang kehidupannya kala berdakwah menyebarkan ajaran Agama Islam. Dirinya dikenal dengan sumber dayanya yang luas.

Salah satu alasannya adalah karena kemampuannya untuk berbicara dengan makhluk lain, mulai dari hewan, angin, bahkan sampai jin. Dengan demikian, Nabi Sulaiman banyak mendapatkan apa yang diperlukan dari mukjizat pemberian Allah SWT ini.

Meskipun begitu, Nabi Sulaiman tidak melulu memanfaatkan mukjizatnya untuk keperluan pribadi. Tentunya hal ini digunakannya untuk keperluan dakwah dan berbuat kebaikan. Salah satunya adalah ketika Nabi Sulaiman bertemu dengan koloni semut saat sedang melintas.

Nabi Sulaiman dan Koloni Semut

Menyadur Islampos dan sumber lain pada Minggu (27/8/2023), dalam satu peristiwa, Nabi Sulaiman beserta pasukan tentaranya bergerak keluar dari istana menuju Lembah Semut, yang saat ini dikenal sebagai wilayah Thaif.

Pasukan Nabi Sulaiman terdiri dari beragam jenis makhluk, termasuk jin, manusia, dan berbagai jenis burung. Saat tiba di Lembah Semut, pemimpin koloni semut, yang dikenal sebagai Ratu Semut bernama Jirsan, memberikan perintah kepada semut-semutnya untuk segera masuk ke dalam sarang mereka agar tidak terinjak oleh pasukan Nabi Sulaiman.

Pertemuan antara bala tentara yang dipunyai Nabi Sulaiman dan Ratu Semut ini terekam dalam Q.S. An-Naml ayat 18:

Artinya: Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, "Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari."

Saat itu, Nabi Sulaiman memberi tahu pasukannya bahwa ada kelompok semut yang perlu dilindungi, sehingga pasukannya harus berhenti sejenak. Pasukan yang awalnya bingung akhirnya memahami dan menunggu semut-semut itu masuk ke dalam sarang mereka tanpa terinjak.

Mukjizat ini membuat Nabi Sulaiman merenungi nikmat Allah SWT dan berdoa dengan rendah hati, seperti yang terdapat dalam Q.S. An-Naml ayat 19:

"Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, "Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."

Pertemuan Nabi Sulaiman dengan semut-semut ini memberikan para Muslim pandangan tentang keajaiban dan kekuasaan Allah SWT yang luar biasa, serta kemampuan unik yang diberikan kepada para Nabi dan Rasul-Nya.

Melalui kisah Nabi Sulaiman dan semut-semut, kita diajak untuk merenungi kebesaran dan kebijaksanaan Sang Pencipta, yang mampu menciptakan interaksi dan pemahaman antara manusia dan makhluk ciptaan-Nya.

Topik Menarik