DPRD Dorong Kawasan Batik Trusmi Ditata Ulang

DPRD Dorong Kawasan Batik Trusmi Ditata Ulang

Nasional | BuddyKu | Rabu, 26 Juli 2023 - 17:12
share

CIREBON- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, mendorong otoritas terkait agar melakukan penataan ulang pada Kawasan Wisata Batik Trusmi (KWBT).

Mengingat, industri batik berperan penting bagi perekonomian nasional serta menjadi penyumbang devisa negara. Karena batik memiliki pasar ekspor yang besar seperti di Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.

Terlebih, batik juga merambah menjadi berbagai bentuk fashion, kerajinan dan home decoration yang telah mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Sehingga Cirebon memiliki industri batik yang cukup besar dan menjadi pendongkrak kehadiran wisatawan.

Agar manfaatnya bisa dirasakan tak hanya oleh segelintir orang saja, tapi untuk masyarakat luas.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah mewacanakan pengembangan kawasan batik Cirebon. Salah satunya di KWBT yang akan disulap seperti kawasan Malioboro Yogjakarta.

Bahkan, rencana tersebut telah bergulir sejak 2017 saat Pemprov Jabar menetapkan Kawasan Metropolitan Cirebon Raya.

Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Pandi mengatakan, meski batik Cirebon telah dikenal dan mendunia, sejauh ini kawasan pasar hanya dinikmati segelintir pedagang batik saja.

Menurutnya, masih banyak pedagang batik yang sepi pembeli karena wisatawan hanya berkunjung di satu showroom. Dampaknya bukan hanya dirasakan pedagang batik, tetapi juga para perajin dan UMKM sekitar.

Nasib perajin batik juga memprihatinkan. Sudah hanya mendapat upah murah, ditambah banyak dari mereka baru bisa menerima upah setelah kain batik buatannya terjual, kata Pandi, kepada wartawan, Rabu (26/7/2023).

Oleh karenanya, Pandi mengingatkan agar pemerintah berkewajiban menata serius KWBT sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh perajin dan pengusaha batik maupun masyarakat luas.

Misalnya, kata dia, dengan merekrut tukang ojek maupun dokar khas Cirebon untuk memudahkan pelayanan transportasi bagi wisatawan yang ingin berkeliling di kawasan batik trusmi.

Kesimpulannya pemda menata ulang KWBT agar pengunjung tidak terjebak di satu titik saat berlibur di wisata pasar batik Trusmi. Kalau pemda serius, kita bisa bahas bersama dengan SKPD-SKPD terkait. Dan, jika dibutuhkan kita undang investor, ungkapnya.***

Topik Menarik