Loading...
Loading…
Setop Penerbangan dan Impor Hewan Hidup Dinilai Tepat, China Diminta Tak Marah

Setop Penerbangan dan Impor Hewan Hidup Dinilai Tepat, China Diminta Tak Marah

Bisnis | sindonews | Rabu, 05 Februari 2020 - 17:26

JAKARTA - Kebijakan pemerintah terkait pencegahan penyebaran wabah virus Corona dinilai tepat, yakni menghentikan sementara penerbangan Indonesia-China. Ditambah impor hewan hidup dari China juga disetop, yang didukung penuh oleh Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Meski begitu, Ia meminta pemerintah China tak kecewa ataupun marah atas kebijakan yang dibuat untuk melindungi WNI (Warga Negara Indonesia) dari ancaman virus Corona (2019-nCov) asal Wuhan, China. "Kebijakan pemerintah ini sangat tepat dan DPR mendukung sepenuhnya. Kita dorong terus pemerintah lakukan pencegahan terhadap penyebaran virus yang berbahaya ini," kata Azis di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Menurutnya DPR memberi dukungan politik terhadap langkah pemerintah dalam menangkal para pendatang dari mainland China untuk mendarat ataupun transit di Indonesia, penghentian pemberian visa kunjungan untuk warga negara China ke Indonesia, serta penghentian impor bahan pangan, produk pangan dan minuman dari China.

Karena itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini berharap pemerintah China tidak meradang ataupun keberatan terhadap kebijakan pemerintah Indonesia tersebut karena sifatnya hanya sementara. China harus bisa menerima kenyataan ini karena pemerintah Indonesia ingin melindungi warganegaranya dari virus yang berbahaya ini.

"Tak usahlah pemerintah China merasa keberatan dengan adanya kebijakan-kebijakan tersebut. Dipikir kita tidak rugi, Indonesia juga rugi, tetapi demi melindungi warganegaranya pemerintah harus lakukan itu. Karena perlindungan terhadap warganegara itu merupakan perintah konstitusi yang harus dipenuhi pemerintah Indonesia," ujar Azis.

Mantan Ketua Komisi III DPR ini menyayangkan pernyataan Dubes China untuk RI yang mana, melihat untung-rugi dengan mengungkit-ungkit turis dari China memberikan keuntungan kepada Indonesia. China harus menghargai keputusan yang diambil pemerintah Indonesia dan yakinlah bahwa semua itu hanya sementara.

Untuk itu, Azis berharap Dubes China tidak keras kepala dengan mengatakan bahwa penyebaran virus Corona belum terbukti bisa menular melalui bahan pangan dan sebagainya. Di sisi lain, banyak WN China yang menjadi korban virus ini dan terus bertambah dan pemerintan China sendiri berupaya keras agar warga negaranya tidak terkena virus berbahaya ini.

"Semua tahu, Indonesia-China merupakan dua negara bersahabat, jadi tak perlulah pemerintah China kecewa dengan kebijakan yang diambil Indonesia," tutupnya.

Perlu diketahui, sebelumnya, Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian mengaku keberatan atas keputusan itu. Dia berkilah kebijakan-kebijakan tersebut bisa merugikan ekonomi Indonesia. "Menurut saya kalau ambil pembatasan seperti terhadap penukaran personal penerbangan dan perdagangan, kami sangat tidak berharap itu dampaknya. Dan itu sebenarnya juga akan merugikan ekonomi perdagangan dan pariwisata Indonesia sendiri," kata Xiao di Jakarta, Selasa (4/2).

Dubes Xiao mengatakan selama ini kerja sama antara Indonesia dan China berlangsung baik. Dia juga mengatakan turis dari China kerap memberikan keuntungan kepada Indonesia mulai dari turis China hingga investasi dari China.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{