Loading...
Loading…
Gunakan Joki, 2 Nama Peserta CPNS Ini Bakal Dilaporkan ke Polisi

Gunakan Joki, 2 Nama Peserta CPNS Ini Bakal Dilaporkan ke Polisi

Bisnis | okezone | Rabu, 05 Februari 2020 - 11:30

JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan melaporkan dua peserta yang menggunakan joki (pengganti) untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tahun anggaran 2019 ke pihak Kepolisian. Pasalnya kedua peserta tersebut juga masuk ke dalam kategori pidana.

Kepala Sub Bagian Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Diah Eka Palupi mengatakan, pihaknya sudah mencatat nama peserta yang melakukan pelanggaran tersebut. Kemudian, dua nama peserta tersebut akan dilaporkan juga kepada pihak yang berwajib.

"Nama pesertanya dicatat panitia. Masukin blacklist. Dilaporkan ke polisi dua-duanya," ujarnya kepada Okezone , Rabu (5/2/2020).

Menurut Diah, jika nantinya nama peserta tersebut juga akan masuk ke dalam daftar hitam. Artinya, kedua peserta ini tidak akan dibolehkan untuk mengikuti seleksi CPNS seumur hidupnya.

"Nama peserta seleksi pengguna joki juga akan di- blacklist. Jika sampai masuk dalam daftar hitam, nama peserta SKD penyewa joki otomatis akan didrop dari perhelatan rangkaian seleksi CPNS dan itu berarti seumur hidup pelamar bersangkutan tidak bisa lagi mengikuti seleksi Calon Aparatur Sipil Negara," ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Paryono mengatakan, meminta kepada seluruh peserta CPNS ini diharapkan tak ada peserta yang berani untuk menggunakan Joki kembali. Karena dipastikan akan ketahuan oleh panitia.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{
{