Loading...
Loading…
Tolak Pemotongan Gaji, KSPI Minta Direksi PLN Mundur

Tolak Pemotongan Gaji, KSPI Minta Direksi PLN Mundur

Bisnis | okezone | Kamis, 08 Agustus 2019 - 08:39

JAKARTA - Manajemen PT PLN (Persero) berencana melakukan pemotongan gaji karyawannya untuk membayar biaya kompensasi. Hal tersebut imbas dari mati listrik yang terjadi hingga dua hari lamanya di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menolak rencana PLN yang akan memotong gaji karyawannya untuk membayar kerugian akibat padamnya listrik. Sebab pemotongan upah akibat padamnya listrik melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan.

"Kami tidak setuju pemotongan upah karyawan untuk ganti rugi akibat padamnya listrik kemarin," ujarnya saat dihubungi Okezone , Kamis (8/8/2019)

Menurut Iqbal, padamnya listrik itu seharusnya menjadi tanggung jawa dari Direksi PLN dan Menteri terkait. Sebab pemadaman itu bukan kesalahan dari karyawan.

"Mereka harus mengundurkan diri untuk memperlihatkan jiwa ksatria. Jangan hanya berlindung di balik Presiden, karena permasalahan ini bukan hal teknis yang menjadi tanggung jawab Presiden," tegas Iqbal.

"Tidak hanya dipotong gajinya, tapi seluruh direksi direksi harus dipecat dan menteri terkait harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab, imbuhnya

Mengenai biaya ganti rugi kepada konsumen, Iqbal menilai PLN harus memberikan ganti rugi dengan membebaskan 100% biaya listrik konsumen dalam bulan berjalan.

Bukan dengan cara memotong gaji karyawan PLN, tegasnya.

Infografis PLN

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{