Harga Minyak Naik Setelah Separatis Yaman Serang Ladang Minyak Saudi

Bisnis | sindonews | Published at Senin, 19 Agustus 2019 - 04:44
Harga Minyak Naik Setelah Separatis Yaman Serang Ladang Minyak Saudi

NEW YORK - Harga minyak mentah meningkat pada Senin (19/8/2019), setelah separatis Yaman menyerang fasilitas minyak dan gas Arab Saudi pada Sabtu akhir pekan.

Mengutip dari Reuters, harga minyak acuan internasional, Brent naik 64 sen atau 1,1% ke level USD59,28 per barel pada pukul 02:55 GMT. Harga minyak mentah berjangkas Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) bertambah 55 sen atau 1% menjadi USD55,42 per barel.

"Harga minyak meningkat setelah serangan pesawat tidak berawak yang dilakukan separatis Yaman terhadap fasilitas minyak dan gas di Arab Saudi, ini mengkhawatirkan pasar. Namun ketegangan geopolitik di Timur Tengah belum akan terjadi dalam waktu dekat," kata Edward Moya, analis pasar senior komoditas berjangka di OANDA, New York.

Serangan pesawat tak berawak oleh kelompok Houthi Yaman di ladang minyak di kawasan timur Arab Saudi pada hari Sabtu akhir pekan lalu, menyebabkan kebakaran di sebuah pabrik gas, menambah ketegangan di Timur Tengah. Namun Saudi Aramco yang dikelola pemerintah Kerajaan Saudi mengatakan produksi minyak tidak terpengaruh.

Sementara itu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global pada 2019 sebesar 40.000 barel per hari (bpd) menjadi 1,10 juta barel per hari, mengindikasikan pasar akan sedikit surplus pada 2020.

Artikel Asli