Loading...
Loading…
Wall Street Terangkat Laporan Kuartalan Emiten dan Kemajuan Brexit

Wall Street Terangkat Laporan Kuartalan Emiten dan Kemajuan Brexit

Bisnis | inewsid | Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:54

JAKARTA, iNews.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street diperdagangkan lebih tinggi karena investor menyambut hasil laba yang kuat dari sejumlah emiten, seperti Netflix dan Morgan Stanley. Pasar saham juga terangkat seiring kesepakatan Brexit antara Uni Eropa dan Inggris.

Mengutip CNBC , Kamis (17/10/2019), indeks Dow Jones Industrial Average naik 89 poin, atau 0,3 persen. Indeks S&P 500 naik 0,6 persen sementara Nasdaq Composite menguat 0,7 persen. JP Morgan Chase, menjadi saham yang memimpin penguatan di Dow, naik lebih dari 1 persen.

Saham Netflix melonjak 4,4 persen setelah raksasa streaming film ini mencatatkan penghasilan yang melampaui ekspektasi analis. Perusahaan melaporkan peningkatan yang besar di pelanggan internasional sehingga kerugian di pasar domestik bisa ditekan.

"Upaya konten internasional dan filmnya yang berbeda telah dimulai, dan harapan investor sekarang masuk akal," kata analis Credit Suisse, Douglas Mitchelson dalam sebuah catatan.

Saham Morgan Stanley juga menguat 3 persen setelah perusahaan bank ini melaporkan hasil kuartalan yang positif. Secara keseluruhan, laporan pendapatan perusahaan dimulai dengan awal yang solid. Lebih dari 76 persen dari perusahaan S&P 500 telah melaporkan hasil laba yang melampaui ekspektasi analis, menurut FactSet.

Pasar saham turut mendapat sentimen positif dari kesepakatan Brexit. Kami memiliki kesepakatan Brexit baru yang hebat," kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melalui Twitter.

Dia meminta anggota parlemen Inggris untuk mendukung kesepakatan ketika diajukan ke Parlemen pada Sabtu. Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker berkomentar di Twitter bahwa kesepakatan itu adil dan seimbang.

Namun, ini bukan kesepakatan akhir. Pasalnya, Parlemen Inggris harus menyetujui kesepakatan sebelum dapat diimplementasikan.

Meskipun demikian, pasar saham menguat seiring laporan kemajuan Brexit. Pasalnya, kesepakatan itu menghapus beberapa ketidakpastian investor di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi global. Pada Rabu, data penjualan ritel AS yang lemah secara tak terduga memicu kekhawatiran tentang kemungkinan resesi.

Data ekonomi global menunjukkan ke pertumbuhan yang lebih lambat, sementara sektor manufaktur AS sudah terkontraksi. Di antara kekhawatiran terbesar yang mengganggu pasar adalah perang perdagangan AS-China yang masih berlangsung.

Original Source

Topik Menarik