Loading...
Loading…
Punya Banyak Anak-Cucu Usaha, Erick Thohir Sentil Pertamina hingga Krakatau Steel

Punya Banyak Anak-Cucu Usaha, Erick Thohir Sentil Pertamina hingga Krakatau Steel

Bisnis | okezone | Rabu, 29 Januari 2020 - 15:15

JAKARTA - Menteri Erick Thohir menyindir perusahaan negara yang punyak banyak anak usaha dan cucu perusahaan. Di antaranya, Garuda Indonesia, Krakatau Steel dan Pertamina.

Erick menilai langkah tersebut tidak efektif bagi kinerja BUMN. Pasalnya, BUMN yang sehat akan terbebani oleh anak perusahaan yang kinerjanya kurang baik. Maka dari itu, pembentukan anak dan cucu BUMN kini dimoratorium.

Erick mencontohkan, BUMN dengan anak usaha yang banyak justru terlilit utang hingga triliunan Rupiah. Seperti masalah utang pada Krakatau Steel.

"Krakatau Steel ini mempunyai anak perusahaan yang berjumlah 60. Jadi, apabila bapak ibu tanya saya, bisa tidak mereview Krakatau Steel dalam waktu seminggu. Saya angkat tangan, karena jumlahnya 60," ujar dia.

Erick juga heran dengan BUMN yang membuat anak usaha yang tidak mendukung kinerja induk usahanya. Misalnya, Pertamina membentuk sebuah lembaga pendidikan, yakni Pertamina University.

"Misalnya, ngapain BUMN punya sekolah? Lebih baik sinergi dengan universitas yang ada. Apakah (misalnya) Pertamina dengan fakultas di Institut Teknologi Bandung (ITB). Supaya bisa upgrade dosen dan fasilitasnya juga, jadi universitasnya bisa world player," ujar Erick.

Baca Juga :
Erick Thohir Duga Krakatau Steel Sakit karena Digerogoti Anak Usaha

Erick Thohir pun mengaku akan meninjau kinerja seluruh anak usaha PT Pertamina. Dirinya baru mengetahui anak usaha Pertamina ternyata berjumlah 142 perusahaan.

Dirinya meminta Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati untuk melakukan pemetaan (mapping) terkait bisnis dari banyaknya anak perusahaan pelat merah tersebut.

Dirinya juga terheran-heran dengan adanya anak usaha yang namanya Garuda Tauberes. Ditambah lagi, hal ini terungkapnya usai lima eks direksi Garuda Indonesia dicopot karena keterlibatan dalam penyelundupan motor gede (moge) Harley Davidson, ternyata merangkap jabatan sebagai komisaris di banyak anak hingga cicit perusahaan pelat merah itu.

Original Source

Topik Menarik