Loading...
Loading…
Undang Investor Timur Tengah, Kepala BKPM: Bukti Indonesia Terbuka

Undang Investor Timur Tengah, Kepala BKPM: Bukti Indonesia Terbuka

Bisnis | inewsid | Minggu, 12 Januari 2020 - 08:07

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Joko Widodo bertolak ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Kunjungan itu untuk mengundang investor Timur Tengah, khususnya UEA untuk menanamkan modal di Tanah Air.

Bahlil menilai kunjungan Presiden Jokowi dan rombongan ke Timteng membuktikan bahwa Indonesia inklusif atau terbuka kepada semua negara yang ingin berinvestasi.

"Tidak benar kalau investasi kita hanya dari China saja atau dari Singapura saja. Dari negara mana saja, bahkan mau dari langit sekalipun asalkan tidak bertentangan dengan UU dan aturan yang ada, silakan negara mana saja masuk berinvestasi," kata Bahlil, Minggu (12/1/2020).

Bahlil menilai potensi kerja sama investasi antara UEA dan Indonesia belum tergarap optimal. Selama ini investor yang paling aktif lebih banyakbberasal dari Asia Timur, sedangkan investor Timteng banyak yang belum berinvestasi khususnya di sektor-sektor strategis.

"Kunjungan ini menjadi momentum baik di awal tahun yang menandakan bahwa Pemerintah RI juga mendorong investasi bersumber dari negara-negara lain selain Asia Timur," ujarnya.

Baca Juga :
BKPM: 35 Investor Kritisi UU Cipta Kerja Tak Pernah Investasi di RI

Beberapa sektor yang akan ditawarkan yaitu proyek pembangunan kilang minyak ( oil refinery ), industri petrokimia, industri smelter aluminium dan pembiayaan investasi ( financial investor /FI).

"Bapak Presiden ingin agar kita mengurangi ketergantungan impor minyak. Oleh karena itu, pemerintah mengejar pembangunan kilang baru atau Grass Root Refinery (GRR). Itulah salah satu kekuatan pengusaha Timur Tengah, makanya kami dorong BUMN maupun swasta kerja sama dengan mereka," tuturnya.

Original Source

Topik Menarik

{