Loading...
Loading…
Subsidi Elpji 3 Kg Dicabut, Menteri ESDM: Masih Dalam Pembahasan

Subsidi Elpji 3 Kg Dicabut, Menteri ESDM: Masih Dalam Pembahasan

Bisnis | inewsid | Sabtu, 18 Januari 2020 - 08:34

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pencabutan subsidi elpiji 3 kilogram (kg) masih dalam tahap kajian. Pasalnya, subsidi tersebut tidak lagi dalam bentuk barang, tapi diserahkan kepada kalangan menengah ke bawah secara tepat sasaran.

"Yang lagi ramai di media itu tidak sepenuhnya benar. Kita sedang dalam pembahasan," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam keterangannya, Sabtu (18/1/2020).

Lebih lanjut Arifin menjelaskan, pemberian subsidi elpiji 3 kg tepat sasaran melibatkan banyak instansi terkait. "Pembahasan ini tentu saja melibatkan Kementerian dan Lembaga dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil dan juga pengusaha," ujarnya.

Arifin menilai, pengaturan subsidi elpiji 3 kg tertutup tengah dikaji dengan tujuan agar subsidi yang diberikan pemerintah nantinya lebih tepat sasaran. Pemerintah selanjutnya akan mendata warga yang benar-benar membutuhkan subsidi dari pemerintah.

"Maksudnya subsidi tertutup kita identifikasi dulu kira-kira yang memang berhak menerima tapi nggak batasi, yang menerima tetap menerima. Cuma teregister dan terdaftar jadi bisa teridentifikasi untuk cegah terjadi kebocoran," tuturnya.

Baca Juga :
Simak! 7 Fakta Seputar Formula Terbaru Gas LPG 3 Kg

Arifin menegaskan, pada dasarnya pemerintah berkomitmen memberikan akses energi yang merata kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa ada pihak yang dirugikan. "Kami di Kementerian ESDM memiliki visi bagaimana bisa menyediakan energi untuk seluruh lapisan masyarakat dengan menyesuaikan kemampuan masyarakat," ujarnya.

Pemerintah sendiri berusaha terus menekan angka subsidi energi agar lebih tepat sasaran dan digunakan untuk sektor yang lebih produktif. Pada tahun 2020, pemerintah memproyeksikan subsidi elpiji 3 kg sesuai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negra (APBN) sebesar Rp50,6 triliun.

Besaran subsidi tersebut lebih rendah dibandingkan pada tahun 2018 yang mencapai angka Rp58,1 triliun untuk subsidi elpiji 3 kg.

Original Source

Topik Menarik