Pelatih Timnas Thailand Sesumbar Tak Sabar Ingin Hadapi Timnas Indonesia di Depan Puluhan Ribu Suporter

Pelatih Timnas Thailand Sesumbar Tak Sabar Ingin Hadapi Timnas Indonesia di Depan Puluhan Ribu Suporter

Berita Utama | okezone | Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:54
share

JAKARTA - Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, menegaskan tim asuhannya tidak akan gentar bermain di hadapan puluhan ribu suporter Timnas Indonesia pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, hal itu malah menjadi motivasi tambahan bagi anak asuhnya. 

1. Tak Sabar Hadapi Indonesia

Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Timnas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Laga tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Anthony Hudson mengatakan, tekanan suporter Timnas Indonesia akan membuat Thailand tampil lebih semangat. Karena itu, ia menyebut anak asuhnya sangat antusias menyambut laga tersebut.

"Tidak, saya justru pikir ini lebih baik. Saya dan seluruh pemain sudah tidak sabar untuk bertanding di Jakarta, di stadion tersebut, di hadapan penonton yang besar," kata Anthony Hudson, dikutip Sabtu (3/10/2026).

Timnas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 (Instagram/@changsuek)

"Atmosfer seperti itu justru akan mengeluarkan potensi terbaik dari tim kami. Sebagai pelatih dan pemain, pertandingan di stadion penuh dan beratmosfer besar seperti di final inilah yang selalu ingin kami mainkan," tuturnya.

Pelatih berusia 45 tahun itu mengatakan, Timnas Thailand kurang diuntungkan ketimbang Timnas Indonesia soal waktu persiapan untuk laga final. Karena itu, ia merotasi para pemainnya saat Timnas Thailand melawan Timnas Filipina, kemarin. Dalam pertandingan itu, skuad Gajah Perang kalah 1-2 dari Filipina.

 

"Itulah tujuan utama kami melakukan banyak perubahan. Saya rasa sekitar 8 atau 9 pergantian pemain. Alasan kami melakukan rotasi sebanyak itu adalah agar kami memiliki grup pemain yang segar saat memasuki pertandingan final," kata Anthony Hudson.

 

"Jika pertandingan malam ini menentukan kelolosan kami, tentu tantangannya akan berbeda. Namun, fokus utamanya memang mengistirahatkan banyak pemain," ucapnya.