Jenazah Aris Sanda Sopir Tewas Ditembak di Jayawijaya Dipulangkan ke Toraja

Jenazah Aris Sanda Sopir Tewas Ditembak di Jayawijaya Dipulangkan ke Toraja

Berita Utama | inews | Minggu, 20 September 2026 - 08:55
share

JAYAWIJAYA, iNews.id - Jenazah Aris Sanda (41), sopir angkutan lajuran yang tewas dalam penembakan dan pembakaran kendaraan di kawasan Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, telah dipulangkan ke kampung halaman di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Di tengah proses pemulangan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz masih memburu pihak yang diduga terlibat dalam kejadian yang menewaskan korban.

Jenazah Aris bersama keluarga diberangkatkan dari Wamena menuju Sentani pada Jumat (18/9/2026). Dari Sentani, jenazah kemudian diterbangkan ke Makassar sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Toraja.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan pemulangan dilakukan setelah keluarga korban berkumpul di Wamena.

“Sebelumnya, istri korban Aris Sanda (Sinta Bilolo) telah dijemput oleh rekan-rekan TNI menggunakan helikopter dari kediamannya di Kampung Lugah untuk dibawa ke Wamena. Setelah bertemu dengan keluarga, proses pemulangan jenazah kemudian dilanjutkan menuju Sentani dan selanjutnya ke Makassar,” ujar Kombes Yusuf.

Sementara itu, penyelidikan kasus penembakan dan pembakaran kendaraan tersebut masih berlangsung. Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya dan unsur TNI melakukan penyisiran, olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap rangkaian kejadian berdasarkan fakta dan alat bukti.

“Satgas Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya telah melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara, olah TKP, penyisiran di sekitar lokasi, pengumpulan barang bukti, pendalaman keterangan para saksi, serta melakukan evakuasi terhadap korban,” kata Faizal.

Sebelumnya, tim gabungan menemukan kendaraan yang digunakan Aris di bibir jurang sekitar 13 meter dari bahu jalan dalam kondisi hangus terbakar. Jenazah korban ditemukan berada di dalam kendaraan tersebut.

Dari hasil olah TKP, aparat juga menemukan satu selongsong amunisi laras panjang kaliber 5,56 milimeter serta tas berisi identitas korban. Seluruh temuan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Polisi belum memastikan identitas pelaku. Aparat masih mendalami informasi mengenai kelompok bersenjata yang diduga berada di sekitar lokasi kejadian.

Kombes Faizal menegaskan pihak yang nantinya terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Apabila dalam proses penyelidikan dan penyidikan terdapat pihak yang terbukti terlibat, tentu akan kami tindak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Aris sebelumnya tewas saat dalam perjalanan dari Wamena menuju Mbua pada Selasa (15/9/2026). Saat itu, korban membawa penumpang dan kebutuhan pokok menuju wilayah pedalaman.

Laporan mengenai kejadian tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat hingga kendaraan dan jenazah Aris ditemukan di kawasan Habema.

Aparat juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait identitas maupun motif pihak yang diduga terlibat. Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melakukan perjalanan ke wilayah yang jauh dari pusat kota.

“Kami mengimbau masyarakat di wilayah Jayawijaya agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melakukan perjalanan menuju daerah-daerah yang jauh dari pusat kota,” ujarnya.

Jenazah Aris kini telah dipulangkan ke Tanah Toraja untuk dimakamkan. Sementara itu, aparat masih melanjutkan penyelidikan dan pengejaran untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penembakan dan pembakaran kendaraan tersebut.

Topik Menarik