Akui Ada Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu, Gerindra Sepakat Ambang Batas Parlemen 5

Akui Ada Pertemuan Ketum Parpol Koalisi Bahas RUU Pemilu, Gerindra Sepakat Ambang Batas Parlemen 5

Berita Utama | sindonews | Rabu, 16 September 2026 - 13:29
share

Sekjen Partai Gerindra Sugiono mengakui adanya pertemuan para ketua umum partai politik (parpol) untuk membahas Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu. Gerindra sepakat ambang batas parlemen sebesar 5 persen.

Pertemuan ketua umum parpol itu terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu, Partai Gerindra turut diwakili Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Baca juga: Sekjen Golkar Ungkap Besaran Ambang Batas Parlemen yang Moderat: Kira-kira 5 Persen

Gerindra sepakat dengan besaran ambang batas parlemen sebesar 5 seperti yang diusulkan Golkar dan PKS. Para ketum parpol koalisi pemerintahan ingin gelaran pemilu ini bisa lebih efisien dan efektif.

"Kemudian juga bagaimana suara-suara rakyat yaitu yang tersisa atau apa, itu tetap bisa terakomodir dengan baik. Karena bagaimana pun itu adalah suara dan aspirasi mereka," ujar Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026).Pihaknya juga ingin suara rakyat tak terbuang. "Keterlibatan seluruh rakyat, dalam hal ini suara-suara yang kadang-kadang ada suara yang tidak, yang terbuang, yang tersisa, itu juga bisa diakomodir seoptimal mungkin," ucapnya.

Dia menilai usulan besaran ambang batas parlemen sebesar 5 ideal. "Kalau kita setuju di 5," lanjutnya.

Namun demikian, belum ada keputusan soal besaran ambang batas parlemen. "Itu yang kemarin dibicarakan. Nanti kan ujungnya kesepakatan, kita kumpul lagi. Tapi, belum tahu kapan, apakah di tahun ini atau tahun depan ya seperti apa nanti, kita lihat saja nanti," ujar Sugiono.