1.279 Personel Gabungan Disiagakan untuk Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau

1.279 Personel Gabungan Disiagakan untuk Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Utama | sindonews | Selasa, 8 September 2026 - 16:21
share

Sebanyak 1.279 personel gabungan disiagakan untuk menghadapi situasi kebencanaan erupsi Gunung Anak Krakatau. Ribuan personel tersebut berasal dari jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Polri, serta sejumlah instansi lainnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Letjen TNI Tri Budi Utomo mengatakan, sebanyak 1.279 personel telah disiapkan untuk mendukung penanganan bencana akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Situasi kebencanaan erupsi vulkanologi, khususnya Gunung Anak Krakatau di wilayah Sumatera Utara, telah disiagakan sebanyak 1.279 personel yang terdiri atas 1.012 personel di jajaran Kodam I/Bukit Barisan, 160 personel Polri, serta 107 personel dari instansi lainnya," kata Tri saat konferensi pers, Selasa (8/9/2026).

Baca juga: Dampak Abu Vulkanik pada Tanaman Bisa Fatal, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya

Selain kekuatan utama tersebut, Tri mengatakan bahwa TNI juga menyiapkan personel cadangan untuk memperkuat penanganan apabila dibutuhkan. "Selain itu juga disiapkan kekuatan cadangan sebanyak 1.050 personel yang berasal dari tiga kesatuan setingkat kompi," ujarnya.

Untuk mendukung kesiapan personel, berbagai kendaraan dan sarana pendukung juga telah disiapkan. Kekuatan tersebut mencakup 31 unit truk, delapan ambulans, satu mobil komando, 11 kendaraan pemadam kebakaran, serta 10 unit sarana pendukung lainnya.

"Untuk mendukung kesiapan personel tersebut, telah disiapkan berbagai materiil pendukung, antara lain 31 unit truk, 8 unit ambulans, 1 unit mobil komando, 11 unit kendaraan pemadam kebakaran, serta 10 unit sarana pendukung lainnya," ujarnya.

Selain kendaraan, sejumlah perlengkapan penunjang juga disiapkan untuk mendukung operasi di lapangan. "Selain itu, tersedia pula berbagai perlengkapan dan alat kelengkapan meliputi tenda, set dapur lapangan dan SPPG, set alat kesehatan, genset, perangkat Starlink, set repeater, serta 3 unit drone," papar Tri.

Tri juga menegaskan, kesiapan personel dan materiil tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

"Secara keseluruhan, kekuatan personel dan materiil yang telah disiapkan tersebut merupakan bagian dari langkah kesiapsiagaan untuk mendukung penanganan bencana secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi," pungkasnya.

Topik Menarik