Jet Tempur F-4 Phantom Yunani Jatuh Terbelah 2 saat Beraksi di Athens Flying Week, 2 Pilot Tewas
Sebuah jet tempur F-4 Phantom milik Angkatan Udara Yunani jatuh saat pertunjukan udara di pangkalan militer Tanagra, di luar Athena, pada Sabtu sore. Kecelakaan itu menewaskan kedua pilotnya di hadapan ribuan pengunjung yang sedang menyaksikan acara tahunan "Athens Flying Week" tersebut.
Pesawat tempur buatan Amerika Serikat (AS) itu baru saja lepas landas ketika tiba-tiba kehilangan ketinggian dan menghantam tanah. Sesaat kemudian, ledakan dahsyat terjadi.
Baca Juga: Singapura Beli 20 Jet Tempur Siluman F-35 Rp71 Triliun, Mengapa 12 Unit Justru Ditempatkan di AS?
Pesawat milik negara NATO tersebut terbelah menjadi dua bagian, yang memicu kebakaran di dua lokasi terpisah di area jatuhnya pesawat. Beberapa pesawat pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api akibat kecelakaan itu, sementara sebuah helikopter pemadam kebakaran menjatuhkan air.
Kedua pilot gagal melontarkan diri dari jet tempur F-4, dan penyebab pasti kecelakaan tersebut belum diketahui.
Meskipun pihak berwenang belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyebabnya, pertunjukan udara tersebut dibatalkan menyusul kecelakaan itu.Menurut laporan kantor berita ANA, Minggu (6/9/2026), Menteri Pertahanan Nikos Dendias juga membatalkan rencana kunjungannya ke Pameran Internasional Thessaloniki demi meninjau lokasi kecelakaan.
F-4 Phantom termasuk dalam jajaran pesawat Angkatan Udara Yunani yang dijadwalkan tampil dalam Athens Flying Week 2026, bersama dengan F-16 Viper, Rafale, Mirage 2000-5, dan M-346.
Pesawat Phantom tersebut juga dijadwalkan untuk melakukan salah satu penampilan publik terakhirnya sebelum dipensiunkan dari layanan Angkatan Udara Yunani. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 5 dan 6 September di Pangkalan Udara Tanagra serta menampilkan berbagai pesawat militer dan sipil dari Yunani maupun negara-negara lain.
Angkatan Udara Yunani dijadwalkan berpartisipasi dengan sejumlah pesawat, termasuk tim demonstrasi F-16 ZEUS dan T-6 Daedalus. Peserta internasional yang turut serta meliputi tim aerobatik Fursan Al Emarat dari Uni Emirat Arab (UEA), F-18 Hornet dari Finlandia, Eurofighter Typhoon dari Spanyol dan Jerman, serta pesawat Pilatus PC-7 dari Austria.









