Istana soal Foto Prabowo Dikibarkan Penerjun Kopassus saat HUT RI: Bentuk Kebanggaan
JAKARTA, iNews.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal aksi penerjun Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang mengibarkan foto Presiden Prabowo Subianto saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Prasetyo menilai pengibaran foto tersebut merupakan bentuk kebanggaan dari para prajurit.
“Itu kan bentuk kebanggaan saudara-saudara kita gitu ya. Kami juga menyampaikan, ucapan terima kasih juga ya karena kan di masa Pak Prabowo inilah meskipun juga sudah dirintis sejak zaman beliau menjadi Menhan (Menteri Pertahanan), kita benar-benar memperkuat alutsista kita,” ujar Prasetyo di Kompleks DPR, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Diketahui, aksi tersebut dilakukan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Para penerjun melakukan aksi terjun bebas dari pesawat CN295 milik Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma.
Pesawat tersebut diterbangkan oleh Letkol Penerbang Ari Purba Kusuma. Berdasarkan tayangan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, 17 penerjun terlihat melompat secara bergantian dari ketinggian sekitar 10.000 kaki.
Setelah berada di udara, para penerjun membentuk sejumlah formasi. Mereka kemudian mengibarkan bendera bertuliskan “81 Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Dalam formasi lainnya, para penerjun juga mengibarkan foto Prabowo.
Pada kesempatan itu, Prasetyo juga mengatakan, penguatan alutsista menjadi salah satu hal penting yang dilakukan pemerintah. Dia mencontohkan kehadiran pesawat tempur Rafale yang kini mulai memperkuat pertahanan Indonesia.
“Kemarin-kemarin kan saudara lihat kita di dalam demo udara itu beberapa pesawat Rafale sudah mulai datang dan tidak sekedar Rafale itu, menerbangkan pesawat tempur Rafale dan itu empat-empatnya adalah putra-putra terbaik bangsa Indonesia. Itu lho yang menurut saya, menurut kami itu jauh lebih penting karena itu bukan sesuatu yang mudah,” katanya.
Selain Rafale, Prasetyo juga menyoroti pesawat angkut Airbus A400M yang dinilai memiliki manfaat penting bagi Indonesia, terutama dalam menghadapi kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire dan rawan bencana.
Apalagi, baru-baru ini A400M juga berkontribusi untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa kekuatan M7,7 di NTT.
“Termasuk A400 yang kemudian dalam situasi kita, negara kita yang Ring of Fire ini yang sering terjadi bencana yang tidak kita duga itu juga terbukti manfaatnya gitu. Dalam waktu yang singkat kita bisa mengirimkan logistik gitu yang sudah kita pakai mulai dari bencana di Sumatra maupun kemarin di NTT,” ucap dia.










