Pawai Juara Persib Gegerkan Kota, Lautan Bobotoh Padati Bandung
BANDUNG, iNews.id – Pawai juara Persib Bandung Super League 2025/2026 menjadi magnet besar bagi masyarakat Jawa Barat, Minggu, 24 Mei 2026. Tradisi panjang perayaan juara yang sudah berjalan sejak 1937 kembali hidup, menyatukan Persib dan Bobotoh dalam euforia gelar terbaru.
Pawai juara Persib Bandung berlangsung kolaboratif bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, serta sponsor resmi klub. Rombongan bergerak dari Gedung Sate dan berakhir di Jembatan Penyeberangan Orang Asia-Afrika, menempuh rute ikonik jantung Kota Bandung.
Gelar juara Super League 2025/26 dipastikan Persib sehari sebelumnya. Maung Bandung mengunci trofi usai bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 23 Mei 2026. Persib mengoleksi 79 poin, sama dengan Borneo FC, namun unggul dalam rekor pertemuan langsung.
Keberhasilan ini melengkapi panca takhta atau bintang kelima Persib sejak era Liga Indonesia. Sebelumnya, Persib menjuarai Liga Indonesia 1994/95, Liga Super Indonesia 2014, serta back to back Liga 1 2023/24 dan 2024/25.
Secara keseluruhan, trofi Super League 2025/26 menjadi gelar kesepuluh Persib di kompetisi kasta tertinggi nasional. Di era amatir, Persib tercatat menjuarai Kejuaraan Nasional PSSI 1937 dan 1959/61, serta Kompetisi Perserikatan 1986, 1989/90, dan 1993/94.
Lautan Manusia Iringi Pawai Juara
Pawai dimulai pukul 08.30 WIB dari halaman belakang Gedung Sate. Seluruh anggota skuad Persib ikut ambil bagian, bersama jajaran direksi dan komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, serta para pejabat Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bandung.
Sepanjang rute Jalan Banda, L.L.R.E Martadinata, Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, Simpang Lima, hingga Jalan Asia-Afrika, masyarakat menyambut antusias. Yel-yel juara menggema, bendera Persib berkibar, dan ribuan Bobotoh datang dari berbagai penjuru kota hingga daerah lain di Jawa Barat.
Sejak pagi, titik-titik pawai sudah dipadati massa. Jalan Asia-Afrika bahkan dipenuhi lautan manusia. Kemacetan sempat terjadi di sejumlah ruas, namun masyarakat tetap mengikuti pawai dengan tertib dan penuh kesabaran.
Head of Communication Persib mengimbau seluruh peserta pawai menjaga keamanan, keselamatan, serta ketertiban selama kegiatan berlangsung. Persib juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan lain yang merasa terganggu akibat euforia perayaan juara ini.










