Update Banjir Jakarta: 16 RT Masih Tergenang, Ratusan Warga Mengungsi
JAKARTA, iNews.id - Banjir yang merendam ratusan Rukun Tetangga (RT) di Jakarta berangsur surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kini tersisa 16 RT dan 2 ruas jalan yang masih terdampak genangan.
"Update info terkini genangan 9 Maret 2026, pukul 06:00 WIB. BPBD mencatat saat ini terdapat 16 RT dan 2 jalan tergenang," ucap Kapusdatin BPBD DKI Jakarta M Yohan, Senin (9/3/2026).
Yohan menambahkan, 16 RT terdampak banjir ini berada di Jakarta Barat yang tersebar di lima Kelurahan. Adapun, 4 RT berada di Kelurahan Duri Kosambi, dengan ketinggian air 30 sentimeter (cm) sampai 80 cm.
Kemudian, banjir juga masih menggenangi 7 RT di Kelurahan Rawa Buaya, dengan ketinggian 60-90 cm. Di kelurahan Jelambar, banjir setinggi 30 cm merendam 1 RT.
Lalu, 2 RT di Kelurahan Kembangan Selatan masih tergenang air dengan ketinggian 50 cm, dan 2 RT di Kelurahan Kembangan Utara tergenang air dengan ketinggian 40-60 cm.
"Ratusan warga pun masih bertahan di sejumlah titik pengungsian, seperti masjid, sekolah hingga ruang literasi," katanya.
Berikut data pengungsi banjir yang dihimpun BPBD DKI Jakarta:
1. Kelurahan Kedaung Kali Angke
- Masjid Jami AlKhaeer: 11 KK 28 Jiwa
- Masjid Uswatun Hasanah: 20 KK 50 Jiwa
- Masjid Jami Al Fudhollah: 13 KK 60 Jiwa
2. Kelurahan Kembangan Selatan
- Masjid AtTaqwa: 27 KK 80 Jiwa
- Majlis Darul Muhyi: 13 KK 50 Jiwa
3. Kelurahan Kembangan Utara
- Masjid Jami Al Ikhlas dan Mushola At Tihanah : 36 KK 108 Jiwa
- Ruang Literasi dan SDN 05/08: 13 KK 33 Jiwa
- Sekolah SDSN 01 Pagi
4. Kelurahan Jelambar
- Mushola At taqwa: 10 30 Jiwa
Selain permukiman, dua ruas jalan yang masih tergenang yakni Jalan Kapuk Muara Raya dan kawasan Lampu Merah Luar Kembangan Raya. Ketinggian air di lokasi tersebut berkisar antara 15-70 cm akibat luapan Kali Angke.


