Kebakaran Rumah di Semarang, Kakek 95 Tahun Tewas Terjebak Api
SEMARANG, iNews.id – Kebakaran melanda rumah dan toko kelontong di kawasan padat penduduk Kaliwiru, Jalan Karangpanas, Kota Semarang, Minggu (1/3/2026). Peristiwa tragis ini memakan korban jiwa, seorang lansia berusia 95 tahun ditemukan tewas setelah terjebak di tengah kobaran api.
Selain korban jiwa, seorang warga yang berupaya melakukan pertolongan juga harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka berat akibat menghirup asap terlalu banyak.
Kebakaran hebat ini diduga kuat bermula dari aktivitas korban di kamar bagian belakang. Berdasarkan keterangan keluarga, sang kakek diduga menyalakan rokok yang kemudian apinya menyambar tabung elpiji 3 kg yang ada di dekatnya.
"Api membesar dari kamar belakang dan merembet cepat ke warung depan. Sempat terdengar bunyi ledakan tabung gas," ujar Arianto, menantu korban.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengerahkan delapan unit armada untuk menjinakkan api. Petugas sempat mengalami kesulitan karena bangunan tersebut menyimpan banyak barang dagangan yang mudah terbakar, seperti kertas dan tabung gas cadangan.
Api baru berhasil dikendalikan satu jam kemudian. Saat petugas melakukan penyisiran, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka bakar serius di sekujur tubuh di kamar belakang.
Isak tangis keluarga pecah saat tim relawan Bankom Polrestabes Semarang bersama warga mengevakuasi jasad sang kakek. Keluarga yang berhasil menyelamatkan diri tampak histeris melihat anggota keluarga mereka terbujur kaku.
"Kami fokus pada evakuasi korban dan memastikan tidak ada perambatan lebih luas ke rumah warga lainnya," kata Muji, anggota tim relawan Bankom Rescue Polrestabes Semarang.
Selain merenggut nyawa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Seluruh isi rumah dan barang dagangan kelontong ludes tidak bersisa.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. Kasus kebakaran yang menewaskan lansia ini tengah ditangani lebih lanjut oleh tim Inafis Polrestabes Semarang dan Polsek Candisari guna memastikan penyebab pasti ledakan dan sumber api.









