Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri di Samping Pusara Suami

Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri di Samping Pusara Suami

Berita Utama | inews | Rabu, 4 Februari 2026 - 13:20
share

BOGOR, iNews.id - Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman mendiang Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026). Prosesi pemakaman, dilakukan secara kedinasan dengan upacara kebesaran Polri. 

Upacara dipimpin oleh Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan dan disaksikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

Prosesi pemakaman dimulai dengan pembacaan Keppres tentang Penganuegarahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama. Keppres itu diteken Presiden Prabowo Subianto pada 4 Februari 2026.

Kemudian, prosesi pemakaman dilakukan mulai dari memasukan jasad Eyang Merry ke liang lahat. Adapaun, liang lahat Eyang Merry bersebelahan dengan sang suami, Jenderal (Purn) Hoegeng.

Setelahnya, kumandang azan dilantunkan. Kemudian, hormat senjata dilakukan untuk mengiringi pemakanan jenazah Eyang Meri. Terdengar, tembakan salvo mengiringi jasad Eyang Meri dikuburkan. 

Sebagai informasi, istri almarhum mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng meninggal dunia di usia 100 tahun.

Topik Menarik