Arus Balik Libur Tahun Baru 2026, Jasamarga Optimalkan Layanan 401 Gardu di Empat Tol Trans Jawa
IDXChannel – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoptimalkan 401 gardu tol yang tersebar di empat segmen utama Trans Jawa, khususnya untuk melayani pergerakan kendaraan dari wilayah timur menuju barat Trans Jawa.
Langkah ini sebagai antisipasi pergerakan arus balik libur Tahun Baru 2026 yang mulai meningkat sejak 1 Januari 2026 dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga hari ini, Minggu 4 Januari 2026.
"Kami mengoptimalkan kesiapan layanan, khususnya di titik-titik strategis arus balik, agar perjalanan pengguna jalan dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Petugas kami siaga penuh untuk merespons setiap dinamika lalu lintas di lapangan,” kata VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, Minggu (4/1/2026).
JTT mengoptimalkan kesiapan layanan transaksi di gerbang tol entrance (masuk) maupun exit (keluar) pada empat segmen utama Trans Jawa. Pada Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, JTT mengoperasikan 209 gardu tol yang tersebar di 35 gerbang tol strategis untuk mendukung kelancaran arus balik menuju wilayah Jabodetabek.
Sementara itu, di Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci, sebanyak 33 gardu tol yang tersebar di 7 gerbang tol disiagakan guna mengakomodasi pergerakan kendaraan dari wilayah Jawa Tengah menuju Jawa Barat.
Di wilayah Jawa Tengah, JTT mengoperasikan 37 gardu tol pada 9 gerbang tol Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C untuk menjaga kelancaran lalu lintas antarkota. Adapun di wilayah Jawa Timur, sebanyak 122 gardu tol pada 18 gerbang tol Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol dioperasikan guna melayani arus balik kendaraan dari arah timur menuju barat Trans Jawa.
Selain kesiapan gerbang tol, JTT juga memastikan kesiapan petugas di lapangan, keandalan fasilitas keselamatan jalan, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian dan instansi terkait.
"Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai dinamika kepadatan di lapangan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan," katanya.
Ria mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta mematuhi rambu dan arahan petugas.
"Pengguna jalan juga diharapkan memanfaatkan rest area secara bijak untuk menjaga keselamatan selama perjalanan," kata Ria.
(Nur Ichsan Yuniarto)










