Terungkap, Presiden Venezuela Maduro dan Istri Diseret dari Kamar Tidur oleh Pasukan Elite AS

Terungkap, Presiden Venezuela Maduro dan Istri Diseret dari Kamar Tidur oleh Pasukan Elite AS

Berita Utama | inews | Minggu, 4 Januari 2026 - 06:08
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap secara dramatis oleh pasukan elite Amerika Serikat (AS) dalam operasi militer besar-besaran yang mengguncang Ibu Kota Karakas, Sabtu (3/1/2026) dini hari waktu setempat. Keduanya dilaporkan diseret langsung dari kamar tidur mereka oleh pasukan antiteror Delta Force.

Menurut laporan CNN yang mengutip sumber pejabat Gedung Putih, pasukan Delta Force menyerbu kediaman Maduro pada Sabtu dini hari. Dalam operasi kilat tersebut, Maduro dan Cilia Flores diseret keluar dari kamar tidur mereka sebelum dibawa menuju kapal perang USS Iwo Jima yang bersiaga di perairan Venezuela.

Setelah tiba di New York, AS, Maduro dan istrinya akan menghadapi berbagai dakwaan berat, termasuk kasus narkotika dan kepemilikan senjata ilegal. Trump menyebut Maduro diperkirakan tiba di New York pada Sabtu malam waktu setempat.

Penangkapan Maduro berlangsung di saat yang sama dengan serangan besar-besaran militer AS ke Karakas. Beberapa target strategis seperti bandara dan pelabuhan diserang, menyebabkan langit malam kota berubah terang benderang dan memicu kepanikan warga. Dentuman ledakan dan suara tembakan terdengar di berbagai penjuru kota.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan penangkapan Maduro dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida. Trump mengatakan AS akan mengambil alih pemerintahan Venezuela setelah operasi militer tersebut berhasil menangkap orang nomor satu di negara Amerika Latin itu.

“Amerika Serikat akan menjalankan pemerintahan Venezuela hingga batas waktu yang belum ditentukan, sampai terjadi transisi yang tepat dan bijaksana,” ujar Trump, tanpa merinci bentuk pemerintahan transisi yang dimaksud.

Trump mengklaim tidak ada personel militer AS yang tewas dalam operasi tersebut. Namun, beberapa prajurit dilaporkan mengalami luka tembak saat helikopter yang membawa pasukan elite ditembaki dari darat.

Topik Menarik